Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Zipmex Minta Moratorium Utang di Singapura, Gak Bisa Bayar?
    Insight News

    Zipmex Minta Moratorium Utang di Singapura, Gak Bisa Bayar?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Juli 2022Updated:30 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Setelah menghadapi krisis likuiditas, Zipmex telah mengajukan perlindungan dari kreditur di Singapura. Bursa kripto itu mengajukan sebanyak lima moratorium.

    Menurut pengacara perusahaan Morgan Lewis Stamford, pengajuan aplikasi itu berdasarkan Bagian 64 dan Undang-undang Kepailitan, Restrukturisasi dan Pembubaran tahun 2018. Ini diajukan untuk beberapa entitas pada 22 Juli lalu, dikutip The Block, Jumat (29/7/2022).

    Di Singapura, moratorium otomatis terjadi 30 hari setelah mengajukan aplikasi. Perusahaan sedang berusaha mendapatkan perpanjangan moratorium hingga enam bulan untuk melarang dan menahan dimulainya atau kelanjutan proses hukum.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Moratorium akan memberikan Grup Zipmex ruang dan waktu yang diperlukan untuk mengeksplorasi opsi menyelesaikan situasi likuiditas [termasuk mengejar pengembalian dana dari Babel Finance], dan untuk merumuskan rencana restrukturisasi dan mengamankan investasi tambahan untuk mengamankan operasi Grup Zipmex,” jelas perusahaan.

    Keringanan moratorium diminta atas nama: Zipmex Asia Pte Ltd, Zipmex Pte Ltd, Zipmex Company Limited (didirikan di Thailand), Zipmex Exchange Indonesia and Zipmex Australia Pty Ltd.




    Moratorium akan memberikan Grup Zipmex ruang dan waktu yang diperlukan untuk mengeksplorasi opsi menyelesaikan situasi likuiditas Juru Bicara Zipmex

    Sebelumnya Zipmex mengumumkan menghentikan dan melanjutkan penarikan tertentu awal bulan ini. Ini terjadi saat sedang berupaya menyelesaikan likuiditasnya dan mengaktifkan kembali Z Wallet untuk seluruh pengguna.

    Z Wallet adalah dompet utama yang digunakan menyimpan kripto di platform dan terpisah dari Trade Wallet yang digunakan untuk berdagang. Layanan transfer, deposit, dan perdagangan Z Wallet tetap dinonaktifkan dan penarikan Trade Wallet sekarang telah diaktifkan.

    Zipmex juga mengatakan memiliki eksposur US$48 juta ke Babel Finance dan Celcius. Keduanya diketahui gagal membayar pinjaman setelah rugi besar di pasar kripto.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Semakin Tak Berharga, ‘Kiamat’ Terra Luna di Depan Mata


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.