Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»YouTube Lelet, Anggota DPR Rusia Salahkan Google
    Insight News

    YouTube Lelet, Anggota DPR Rusia Salahkan Google

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Juli 2024Updated:31 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Kecepatan YouTube di Rusia menurun tajam. Anggota DPR setempat menyalahkan Google atas tindakan tersebut.

    Ketua Komite Kebijakan Informasi Majelis Rendah, Alexander Khinshtein mengklaim kecepatan unduh YouTube di negaranya menurun hingga 40%. Bahkan akan bertambah mencapai 70% selama satu minggu berikutnya.

    Ia juga sempat menjelaskan kecepatan yang lebih rendah itu dilakukan agar perusahaan bisa melanggar hukum Rusia tanpa hukuman. “Khususnya disebabkan tindakan (atau lebih kelambanan) dari Youtube sendiri,” ucapnya, dikutip dari Reuters, Rabu (31/7/2024).

    Dua alasan masalah ini muncul. Salah satunya adalah karena Google tidak meningkatkan peralatan di Rusia.

    Regulator komunikasi Roskomnadzor sempat mengatakan Google belum meningkatkan server Google Global Cache di Rusia. Sementara Khinshstein mengatakan raksasa teknologi tidak berinvestasi pada infrastruktur Rusia dan membiarkan anak perusahaan yang ada di lokal bangkrut sehingga membuatnya tidak membayar layanan pusat data lokal.

    Selain itu juga karena menolak membuka blokir channel milik media setempat yang didanai pemerintah. Pemblokiran akses dilakukan pada Maret 2022, karena adanya kebijakan larangan konten menyangkal, meminimalkan atau meremehkan peristiwa kekerasan yang terdokumentasi.

    Reuters menuliskan anak perusahaan Google di Rusia telah mengajukan bangkrut pada akhir tahun. Rekening bank perusahaan juga telah disita oleh otoritas Rusia.

    Penyitaan membuat operasional kantor di Rusia tidak bisa berlangsung dengan baik. Termasuk untuk memberikan gaji, pemasok, dan vendor yang ada di negara tersebut.

    Reuters juga melaporkan Google tidak menanggapi permintaan komentar.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Sambut Kecanggihan GPT-4o, Aplikasi Pembunuh Google





    Next Article



    Google Tiba-Tiba Bikin Rusuh India, Ternyata ini Pemicunya



    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.