Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Xi Jinping Makin Keras, 3 Raksasa Teknologi Kena Hukuman!
    Insight News

    Xi Jinping Makin Keras, 3 Raksasa Teknologi Kena Hukuman!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 November 2021Updated:20 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Kebijakan China di bawah Presiden Xi Jinping terhadap para perusahaan teknologinya makin keras dan terus berlanjut.

    Belum lama ini regulator Pasar China mendenda Alibaba, Baidu dan JD.com karena tidak mengumumkan 43 kesepakatan pada 2012 pada pihak berwenang. Tiga raksasa teknologi itu dikatakan melanggar undang-undang anti monopoli.

    Melansir CNBC Internasional, Sabtu (20/11/2021), perusahaan yang terlibat dalam kasus di denda masing-masing 500.000 Yuan atau US$ 78.000 setara Rp 1,1 miliar (Kurs Rp 14.000/US$) maksimal, menurut undang-undang anti monopoli China tahun 2008.

    Namun Alibaba, Baidu, JD.com dan Geely belum merespons permintaan komentar yang diminta CNBC. Namun China memang dikabarkan semakin ketat pada perusahaan platform teknologi mereka.

    Kesepakatan yang dipermasalahkan adalah soal akuisisi pada 2012 yang melibatkan Baidu dan mitranya. Selain itu yang terbaru adalah kesepakatan 2021 antara Baidu dan produsen mobil China Zhejiang Geely Holdings untuk menciptakan perusahaan kendaraan energi hijau.

    Kesepakatan lain, yang dikutip dari Adiministrasi Pengawasan Pasar China adalah termasuk akuisisi Alibaba pada tahun 2014 atas perusahaan pemetaan dan navigasi digital China, Auto Navi dan pembelian 44% saham Ele.me pada 2018. Sehingga Alibaba menjadi pemegang saham terbesar layanan pengiriman makanan itu.

    Pada bulan Desember tahun lalu, regulator China juga mendenda Alibaba, Tencent dan Shenzen Hive Box masing-masing 500.000 Yuan karena tidak melaporkan kesepakatan masa lalu dengan benar.

    [Dexpert.co.id]

    (hoi/hoi)



    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.