Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Xi Jinping Balas Joe Biden, Haramkan Produk AS di Komputer PNS
    Insight News

    Xi Jinping Balas Joe Biden, Haramkan Produk AS di Komputer PNS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Maret 2024Updated:29 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – China membalas perlakuan Amerika Serikat (AS) yang memblokir seluruh akses teknologi untuk mereka.

    Pemerintahan Xi Jinping meluncurkan pedoman baru yang akan menghapuskan secara bertahap prosesor AS di komputer dan server pemerintah. Aturan perlahan akan memblokir penggunaan chip dari Intel dan AMD.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pedoman pengadaan yang diumumkan pada 26 Desember itu, sekarang diberlakukan dan akan berdampak pada sistem operasi Microsoft Windows serta software database buatan luar negeri karena mereka lebih memilih alternatif dari produsen lokal.

    Instansi pemerintah di tingkat kotapraja telah diperintahkan untuk membeli prosesor dan sistem operasi yang aman dan andal, demikian laporan dari Financial Times, dikutip dari CNBC Internasional, Kamis (28/3/2024).

    AMD dan Intel menolak mengomentari laporan tersebut.

    Hal ini terjadi ketika China sedang meningkatkan industri semikonduktor dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing.

    Semikonduktor yang merupakan komponen penting yang ditemukan di berbagai perangkat mulai dari ponsel pintar hingga peralatan medis, telah menjadi pusat ‘perang’ teknologi antara AS dan China.

    Pemerintahan Biden telah menerapkan pembatasan ekspor untuk memutus akses Beijing terhadap peralatan dan teknologi semikonduktor utama.

    Pada Oktober 2022, Washington membuat peraturan yang bertujuan membatasi kemampuan China untuk mengakses, memperoleh, atau memproduksi chip semikonduktor canggih di tengah kekhawatiran bahwa negara tersebut dapat menggunakannya untuk tujuan militer.

    Amerika kemudian meluncurkan peraturan baru pada Oktober 2023 yang mencegah perusahaan desain chip asal AS seperti Nvidia, menjual chip AI canggih ke China.

    Sejak 2019, perusahaan teknologi China seperti Huawei dan pembuat chip terbesar, SMIC, kena sanksi dari Amerika Serikat yang bertujuan membatasi akses mereka terhadap teknologi

    SMIC juga tidak dapat memperoleh mesin litografi ultraviolet ekstrem yang penting untuk pembuatan chip canggih dari perusahaan ASML.

    Diblokirnya China dari teknologi AS telah membantu meningkatkan pendapatan perusahaan manufaktur peralatan chip domestik mereka.

    Menurut CINNO Research, 10 produsen peralatan terbesar di China melaporkan pendapatannya naik 39% pada paruh pertama tahun 2023 dibandingkan tahun lalu.



    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.