Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Waspada! Bau Mulut Bisa Jadi Pertanda Komplikasi Penyakit Ini
    Inspiring You

    Waspada! Bau Mulut Bisa Jadi Pertanda Komplikasi Penyakit Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman6 April 2023Updated:6 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Memiliki bau mulut dapat mengurangi rasa percaya diri dan bahkan berkontribusi terhadap depresi. Meski demikian, sejumlah kondisi bau mulut ternyata bisa menjadi pertanda penyakit tertentu. 

    Halitosis atau lebih dikenal sebagai bau mulut bisa menjadi pertanda gangguan kesehatan tertentu. Salah satunya dikaitkan dengan penyakit diabetes.

    Apa yang menyebabkan bau mulut?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengutip diabetes.co.uk, ada banyak penyebab bau mulut, tetapi kondisi ini sering dikaitkan dengan pembuangan plak gigi yang buruk. Bakteri plak, yang hidup di sela-sela gigi dan di permukaan lidah, mencerna glukosa atau partikel makanan kemudian mengeluarkan gas berbau busuk.

    Dalam kasus penderita diabetes, kadar gula darah yang tinggi meningkatkan kadar glukosa dalam air liur. Glukosa dalam air liur adalah makanan yang lezat untuk bakteri di mulut dan menyebabkan penumpukan plak gigi.

    Jika plak tidak dihilangkan secara efektif, kerusakan gigi dan penyakit gusi dapat terjadi yang juga menyebabkan halitosis.

    Napas berbau buah

    Diabetes juga dapat menyebabkan ketoasidosis, yang ditandai dengan tingginya kadar keton di dalam tubuh. Salah satu tanda khas dari kondisi ini adalah munculnya bau mulut yang beraroma buah. Jika tidak segera ditangani, ketoasidosis diabetik dapat berakibat fatal.

    Jika menyadari bahwa Anda memiliki bau mulut, hal itu bisa jadi efek samping dari obat Anda. Sejumlah pasien melaporkan bau mulut akibat mengonsumsi metformin.

    Cara terbaik untuk mencegah bau mulut adalah dengan cara menghilangkan plak di gigi. Pastikan Anda menyikat dan membersihkan sela-sela gigi setidaknya dua kali sehari dan mengunjungi dokter gigi secara teratur. Dokter gigi Anda akan dapat memeriksa bukti penyakit gusi, yang dapat menjadi sarang bakteri dan menyebabkan halitosis.

    Mengontrol gula darah akan mengurangi kadar glukosa air liur dan membantu mencegah pertumbuhan bakteri di mulut.

    Anda juga harus menjaga tubuh agar tetap terhidrasi untuk mengurangi mulut kering.


    Artikel Selanjutnya


    Disebut Obat Ajaib Bikin Panjang Umur, Apa Itu Metformin?

    (hsy/hsy)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.