Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Warga RI Masih Susah Pakai 5G, Ini Cara Biar Ada di Mana-Mana
    Insight News

    Warga RI Masih Susah Pakai 5G, Ini Cara Biar Ada di Mana-Mana

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 April 2024Updated:27 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Jaringan 5G sampai saat ini masih belum terlalu masif penerapannya di Indonesia. Director ICT Strategy & Business Huawei Indonesia Mohamad Rosidi menjelaskan kenapa hal ini bisa terjadi, padahal kehadirannya sudah ada sejak 2018 lalu.

    Ia mengatakan, tantangan soal 5G ini berasal dari bisnis model yang harus lebih diperjelas.

    Menurutnya, bisnis model ini kalau kita sampaikan kalau B2B antar-operator dan end user itu lama sekali. Segala aspek yang ada di industri 5G harus duduk bersama, mendefinisikan apa yang diinginkan dan dibutuhkan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Sekarang saatnya enabler semua teknologi dengan aset yang punya, use case-nya muncul.” katanya dalam acara Selular Media Network (SMN) di Jakarta, Kamis (25/4/2024).

    “Akhirnya kita ngomong kelamaan, lebih baik kita buka-bukaan yuk bisnis modelnya apa, dari pemerintah dari industri bagaimana yang diinginkan, katakan teknologi butuhnya apa, operator apa, lalu masuk ke financial model dan akan muncul dari sisi end user monitoringnya seperti apa,” Rodisi menambahkan.

    Menurutnya jika bicara soal transformasi digital tentu akan melekat pada pendekatan strategis utama yakni konektivitas fiber untuk konstruksi dan pembangunan yang lebih baik.

    Terdapat kunci strategi utama untuk transformasi digital hingga penerapan jaringan 5G yang meluas di tahun 2024, yakni Full Fiber Giga City Plan, Full Fiber Policy, hingga Financial Incentives.

    “Full Fiber Giga City Plan yakni penetapan semua konektivitas serat ke target area menjadi broadband Gigacity,” ujarnya.

    Rosidi menambahkan untuk Full Fiber Policy, di antaranya right of way atau persetujuan terpadu, lalu infrastructure sharing, hingga infrastruktur fiber pre-deployment atau menyediakan pipa jalan untuk konstruksi fiber di gedung.

    “Untuk financial incentives yakni alokasi anggaran untuk penerapan fiber hingga relaksasi pajak, misalnya insentif pajak kepada ISP, pemain fiber sebagai subsidi tidak langsung,” sambungnya.



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.