Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Warga RI Makin Banyak Utang di Pinjol, Ini Buktinya
    Insight News

    Warga RI Makin Banyak Utang di Pinjol, Ini Buktinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Desember 2022Updated:10 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, jumlah penyaluran pinjaman fintech lending sebanyak Rp18,72 triliun pada Oktober 2022. Jumlah tersebut turun 3,93% dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar Rp19,49 triliun.



    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, jumlah penyaluran pinjaman fintech lending sebesar Rp18,72 triliun pada Oktober 2022. Jumlah tersebut turun 3,93% dibandingkan pada bulan sebelumnya yang mencapai Rp19,49 triliun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah tersebut masih lebih tinggi 37,56%. Pada Oktober 2021, jumlah penyaluran pinjaman fintech lending sebesar Rp13,61 triliun.

    Sementara itu, jumlah penerima pinjaman fintech lending sebanyak 14,12 juta entitas pada Oktober 2022. Mayoritas peminjam berasal dari Jawa Barat yang berjumlah 3,89 juta entitas dengan nilai pinjaman sebesar Rp4,56 triliun.

    Posisinya diikuti oleh DKI Jakarta dengan 3,01 juta peminjam dengan nilai pinjaman sebesar Rp4,82 triliun. Kemudian, jumlah peminjam di Jawa Timur sebanyak 1,59 juta entitas dengan nilai pinjaman sebesar Rp2,51 triliun.

    Lebih lanjut, jumlah penyaluran pinjaman ke sektor produktif mencapai Rp8,30 triliun pada Oktober 2022. Jumlah tersebut setara dengan 44,31% dari total penyaluran pinjaman fintech lending.

    Nilai penyaluran pinjaman ke sektor produktif tersebut turun 11,01% dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp9,32 triliun.

    Adapun, sektor yang paling besar mendapatkan pinjaman fintech lending adalah perdagangan besar dan eceran, reparasi, serta perawatan mobil dan sepeda motor mencapai Rp2,71 triliun. Posisinya diikuti sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum yang meraih pinjaman sebesar Rp1,05 triliun.

    TIM RISET CNBC INDONESIA

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bukan KTP, Ini Data yang Jadi Rebutan Banyak Fintech

    (aum)


    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.