Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Wanita China Pura-pura Hamil Selundupkan Ratusan Chip iPhone
    Insight News

    Wanita China Pura-pura Hamil Selundupkan Ratusan Chip iPhone

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Desember 2022Updated:15 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seorang wanita menyelundupkan ratusan chip iPhone. Namun caranya tidak biasa, yakni dengan menyamarkan sebagai perut yang sedang hamil.

    Menurut laporan, wanita itu masuk ke Makau pada 25 November 2022 melalui pos pemeriksaan pabean Pelabuhan Gongpei China. Namun, salah satu petugas bea cukai curiga dengan postur tubuh wanita itu yang tidak normal.

    Saat ditanya, dia mengatakan sedang hamil 5 atau 6 bulan. Namun petugas mencurigai perutnya terlalu besar untuk trisemester ketiga.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Betul saja petugas bea cukai menemukan wanita itu tidak hamil saat menggunakan mesin inspeksi. Selain 9 chip iPhone, dia juga menggunakan prostetik untuk menyembunyikan 202 chip Intel, dikutip dari Register, Rabu (14/12/2022).

    Menurut petugas bea cukai setempat, akhirnya wanita tersebut ditahan.

    Namun bukan kali ini saja ada yang mencoba menyelundupkan ratusan prosesor melewati pos pemeriksaan bea cukai China. Salah satunya pada 2021, tiga pengemudi truk ditangkap setelah mencoba membawa sejumlah chip.

    Petugas bea cukai menemukan seorang pengemudi truk membawa sekitar 256 chip CPU yang ditempel di betis dan sekitar tubuhnya. Chip itu bernilai sekitar 800 ribu yuan.

    Sejumlah aksi serupa muncul sejak 2020 di pasar abu-abu semikonduktor. Pasar tersebut muncul karena industri sempat terganggu karena kelangkaan chip akibat pandemi Covid-19.

    Meski di sejumlah tempat gangguan pada chip sudah mereda, tidak dengan China. Negara itu harus menghadapi sanksi terbaru dari Amerika Serikat (AS) yang menutup akses ke chip canggih dan peralatan semikonduktor.

    Di pasar tersebut, ditemukan ratusan pengecer yang menjual chip bekas atau kuno dengan harga 500 kali lipat dari harga asli. Register juga mencatat, penyeludupan perangkat untuk iPhone sudah cukup lama terjadi di China akibat pajak impor yang lebih tinggi.

    [Dexpert.co.id]


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.