Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Wanita Arab Saudi Divonis 34 Tahun Penjara Cuma Karena Tweet
    Insight News

    Wanita Arab Saudi Divonis 34 Tahun Penjara Cuma Karena Tweet

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Agustus 2022Updated:19 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seorang wanita di Arab Saudi dijatuhi hukuman 34 tahun penjara karena me-retweet cuitan seorang aktivis, dan berbagi posting yang mendukung hak perempuan untuk mengemudi.

    Salma al-Shehab adalah kandidat PhD di University of Leeds di Inggris. Ia diketahui telah ditahan sejak Januari 2021 setelah kembali ke Arab Saudi untuk berlibur, demikian dikutip dari The Verge, Jumat (19/8/2022).

    Shehab awalnya dijatuhi hukuman enam tahun karena menggunakan media sosial karena “mengganggu ketertiban umum dan mengacaukan keamanan dan stabilitas negara”, berdasarkan tweet yang ia dibagikan ulang dari aktivis Saudi yang tinggal di pengasingan yang menyerukan pembebasan tahanan politik di kerajaan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Insiden itu dilaporkan oleh The Washington Post dalam sebuah kolom editorial. Dalam laporan tersebut sebagai sebuah kebrutalan kediktatoran Saudi di bawah putra mahkota dan kepala negara de facto, Mohammed bin Salman.

    Mohammed bin Salman atau yang dikenal sebagai MBS, ditemukan oleh badan intelijen AS telah secara langsung menyetujui pembunuhan Jamal Khashoggi, seorang jurnalis Saudi dan kolumnis Washington Post yang dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul pada 2018.

    Washington Post melaporkan bahwa jaksa dalam banding untuk kasus Shehab menuntut hukuman yang lebih berat di bawah undang-undang kejahatan dunia maya dan anti-terorisme Saudi.

    Tuntutan yang diberikan jaksa mengarah pada peningkatan hukuman selama 34 tahun, yang dijatuhkan pada 8 Agustus.

    Lembaga nirlaba Freedom Initiative, yang mengadvokasi hak-hak tahanan yang ditahan di Timur Tengah, menyatakan bahwa ini adalah hukuman terlama yang diketahui bagi seorang aktivis hak-hak perempuan di Arab Saudi.

    Hukuman kejam ini disebut sebagai pengingat dari ancaman yang sedang berlangsung yang dihadapi aktivis Saudi, terutama mereka yang secara terbuka mengadvokasi perubahan.

    Melaporkan kasus Shehab, media The Guardian mencatat pengaruh besar kerajaan Arab Saudi di Twitter. MBS secara tidak langsung, mengendalikan saham besar di Twitter melalui SWF Arab Saudi, Dana Investasi Publik (PIF). Twitter saat ini belum mengeluarkan pernyataan apa pun tentang kasus ini.


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Usul Sistem Baru Twitter Blue, Bayar Pakai Kripto

    (dem)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.