Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Viral Asteroid Raksasa Tabrak Bumi 2024, NASA Ungkap Faktanya
    Insight News

    Viral Asteroid Raksasa Tabrak Bumi 2024, NASA Ungkap Faktanya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Januari 2024Updated:9 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah asteroid dikabarkan akan menabrak Bumi pada Oktober 2024. Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) buka suara terkait hal tersebut.

    Asteroid yang dimaksud adalah 2007 FT3 dengan energi setara 2,6 miliar ton TNT. FT3 ditemukan pertama kali pada tahun 2007 dan masuk dalam tabel objek berpotensi berdampak pada Bumi, Tabel Risiko Sentry NASA.

    Namun NASA mengatakan tidak ada ancaman pada Bumi di masa depan. Lembaga tersebut memastikan telah melakukan pengamatan pada objek yang mendekati Bumi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Tidak ada ancaman dampak asteroid yang diketahui pada Bumi di abad mendatang. NASA dan mitranya rajin mengamati langit untuk menemukan, melacak, dan mengkategorikan asteroid dan objek dekat Bumi (NEO), termasuk yang mendekati Bumi,” jelas juru bicara NASA, dikutip dari IFL Science, Selasa (9/1/2024).

    FT3 berukuran 314 meter. Asteroid itu juga disebut pernah menghilang dari pandangan NASA.

    Pengamatan NASA sempat tak menemukan objek tersebut. Asteroid disebut terlalu redup dan tidak terlihat.

    Namun akhirnya dalam dua hari, asteroid teramati pada 14 titik busurnya. IFL Science menyebutkan penampakan ini memungkinkan para astronom untuk menghitung orbit dan potensi tabrakan dengan Bumi.

    Dengan perhitungan ini Pusat Studi Objek Dekat Bumi NASA mengidentifikasi 89 potensi dampak. Termasuk pada 5 Oktober 2023.

    Sebagai informasi perhitungan yang sama pernah meramalkan adanya tumbukan atau objek dekat Bumi pada 2019. Namun hal tersebut tak pernah terjadi.

    NASA menjelaskan objek terdekat adalah dengan jarak 30 juta mil (sekitar 48,2 juta km). Semakin besar asteroid akan memudahkan para pengamat untuk menemukannya.

    “Semakin besar sebuah asteroid, makin mudah untuk para ahli pertahanan planet untuk menemukannya. artinya orbitnya yang mengelilingi Matahari juga diketahui dan dipahami beberapa tahun atau dekade,” jelas NASA.


    Artikel Selanjutnya


    Planet Jupiter Ditabrak Asteroid, Terlihat Kilatan Cahaya

    (npb/npb)


    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.