Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Valuasi Startup Fesyen Murah Ini Amblas Rp 500 Triliun
    Insight News

    Valuasi Startup Fesyen Murah Ini Amblas Rp 500 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Mei 2023Updated:23 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Startup produsen fesyen murah asal China, Shein, dikabarkan sukses menggalang pendanaan senilai US$ 2 miliar. Namun, valuasi unicorn raksasa tersebut anjlok lebih dari Rp 500 triliun.

    Shein adalah produsen dan peritel fesyen China yang produknya sudah memasuki pasar global, termasuk Amerika Serikat. Valuasi startup ini sempat mencapai US$ 100 miliar (sekitar Rp 1.490 triliun).

    Model bisnis Shein, yang dikenal sebagai fast fashion, adalah meluncurkan model pakaian terbaru dalam waktu sesingkat mungkin dengan membangun sistem manufaktur dari hulu ke hilir.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meski kualitas produk Shein lebih rendah dari brand lain, harga yang murah dan kemampuan mereka untuk meluncurkan model sesuai dengan tren terkini membuat produk fesyen Shein laris manis di Eropa dan Amerika.

    Berdasarkan laporan Wall Street Journal, Shein pekan lalu telah menutup ronde pendanaan senilai US$ 2 miliar (sekitar Rp 30 triliun). Namun Shein harus merelakan harga sahamnya anjlok demi meraih dana segar tersebut.

    Investor tahun lalu dikabarkan bersedia membeli saham Shein pada valuasi perusahaan US$ 100 miliar. Di pendanaan kali ini, valuasi Shein hanya sekitar US$ 66 miliar atau lebih rendah US$ 34 miliar (sekitar Rp 507 triliun).

    Berdasarkan laporan Wall Street Journal, investor yang terlibat di pendanaan terbaru Shein adalah Sequoia Capital, General Atlantic, dan dana investasi negara milik Uni Emirat Arab yaitu Mubadala.

    Sequoia dan General Atlantic adalah investor lama yang ikut dalam ronde pendanaan Shein sebelumnya, sedangkan Mubadala adalah pemilik saham baru.

    Sequoia adalah salah satu investor startup terbesar dunia, terlibat sebagai investor pertama di Google dan Apple. Startup Indonesia yang menerima investasi Sequoia, antara lain, adalah GoTo (Gojek dan Tokopedia), Kopi Kenangan, Akulaku, dan Traveloka. Adapun, General Atlantic adalah investor di Ruangguru.



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.