Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TikTok Ikut Perang AI, Bikin Pesaing ChatGPT
    Insight News

    TikTok Ikut Perang AI, Bikin Pesaing ChatGPT

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Mei 2023Updated:26 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – TikTok akhirnya ikut meramaikan perang AI bersama raksasa teknologi lainnya. Platform berbagi video pendek itu tengah menguji layanan chatbot seperti ChatGPT.

    TikTok mengonfirmasi keberadaan chatbot dalam platformnya, setelah ditemukan oleh firma intelijen aplikasi Watchful AI. Juru bicara perusahaan mengatakan chatbot tengah diujicoba di sejumlah pasar, dikutip dari laman TechCrunch, Jumat (26/5/2023),

    Layanan chatbot itu bernama ‘Tako’. Tombol chatbot akan muncul di bagian kanan layar bersama dengan tombol like, comment, dan bookmark.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sama seperti chatbot lainnya, pengguna bisa mengajukan berbagai pertanyaan kepada Tako. Misalnya saja mengenai informasi terkait video yang ditonton atau meminta rekomendasi.

    Watchful.ai mengumbar temuan chatbot dalam aplikasi TikTok untuk sistem operasi iOS di wilayah Amerika Serikat (AS). Namun, TikTok membantah ujicoba dilakukan di negara itu, melainkan di pasar lain termasuk Fillipina.

    Perang AI Menggila

    ChatGPT yang dikembangkan OpenAI seakan jadi pembuka perang teknologi AI yang terjadi sekarang. Chatbot itu dengan cepat mengambil hati banyak penggna.

    Bahkan, ChatGPT tercatat sebagai aplikasi dengan pertumbuhan tercepat. Dalam dua bulan setelah dirilis, aplikasi tersebut bisa mendapatkan 100 juta pengguna aktif.

    Melihat kesuksesan itu, sejumlah perusahaan berlomba ikut menggunakan AI. Mulai dari menyajikan produk serupa, atau memasukkan teknologi AI dalam berbagai layanan.

    Misalnya Google yang mengembangkan chatbot bernama Bard. Layanan tersebut juga telah bisa digunakan secara umum, tidak seperti sebelumnya yang harus masuk dulu ke daftar tunggu.

    Selain itu juga ada Microsoft yang menanamkan AI dari OpenAI dalam mesin pencarian Bing. Snap juga menambahkan kemampuan AI pada layanannya.




    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.