Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tetangga RI Borong Chip AI, Susul China dan Amerika
    Insight News

    Tetangga RI Borong Chip AI, Susul China dan Amerika

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Desember 2023Updated:1 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Kompetisi adu canggih teknologi kecerdasan buatan (AI) membuat chip GPU laris keras. Ternyata, salah satu pemborong chip GPU adalah negara tetangga RI, Singapura.

    Aksi Singapura memborong chip GPU tampak jelas di laporan keuangan perusahaan produsen chip GPU Nvidia. Sekitar 15 persen dari pendapatan US$ 2,7 miliar yang dibukukan Nvidia pada kuartal III/2023 berasal dari Singapura, seperti dikutip oleh CNBC International dai laporan keterbukaan Nvidia di bursa Amerika Serikat.

    Pendapatan Nvidia dari Singapura melonjak tiga kali lipat atau 404,1 persen dari US$ 562 juta pada periode yang sama pada 2022. Pertumbuhan pendapatan dari Singapura jauh lebih tinggi dari pertumbuhan pendapatan Nvidia yang “hanya” 205,5 persen. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kontribusi Singapura dalam pendapatan Nvidia hanya kalah dari tiga pasar lain yaitu AS (34,7 persen), Taiwan (23,91 persen), dan China plus Hong Kong (22,24 persen).

    “Saya kira ini karena data center di Singapura, Singapura punya banyak data center dan penyedia layanan cloud,” kata Jarick Seet dan Maybank Securities kepada CNBC International.

    Selain itu, Seet memperkirakan Singapura juga mengimpor chip GPU sebagai komponen manufaktur. Chip GPU digunakan untuk teknologi kecerdasan buatan, komponen komputer, dan kendaraan bertenaga listrik.

    “Chip juga dikirim ke Singapura untuk kemudian dirakit dengan produk lain, kemudian diekspor ke negara lain,” kata Seet.

    Sang Shin, eks pejabat di Temasek dan GIC – perusahaan manajemen investasi milik negara Singapura – menilai tujuan utama impor chip GPU adalah pembangunan data center.

    “Buat apa negara kecil memborong chip? Tentunya membangun data center. Karena stabil dan aman, banyak sekali talenta [di Singapura], infrastruktur digital solid, dan kebijakan pemerintah kondusif untuk layanan digital dan data,” kata Shin di laman LinkedIn-nya.

    Laporan keterbukaan tersebut juga mengungkapkan bahwa 80 persen dari pendapatan Nvidia pada kuartal III/2023 berasal dari segmen data center. Chip GPU juga digunakan untuk game, desain grafik, dan otomotif.

    Pada Januari 2022, Singapura mengangkat sementara moratorium penggunaan lahan untuk pembangunan data center yang diberlakukan pada 2019. Penghentian sementara kebijakan tersebut disambut oleh pengembangan proyek data center baru oleh Equinix, Microsoft, perusahaan China bernama GDS, dan perusahaan patungan AirTrunk dan ByteDance – induk usaha TikTok.

    Per Januari 2022, menurut CNBC International, ada 70 data center yang beroperasi di Singapura. Sekitar 60 persen dari kapasitas penyimpanan data Asia Tenggara ada di Singapura.



    Artikel Selanjutnya


    Chip Amerika di Mana-Mana, Raksasa China Bikin Tiruannya

    (dem)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.