Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Teknologi Baru Tesla Bukti Mobil Listrik China Masih Ketinggalan
    Insight News

    Teknologi Baru Tesla Bukti Mobil Listrik China Masih Ketinggalan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Maret 2024Updated:27 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Teknologi pengisian daya baterai tanpa kabel nampaknya segera ada untuk mobil listrik. Tesla jadi perusahaan yang memproduksi teknologi tersebut.

    Teknologi tersebut ditemukan oleh Cybertruck Owners’ Club pada manual servis Cybertruck. Di dalamnya terdapat istilah Inductive Charger bersama dengan release connector atau konektor lepas.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tesla bungkam soal laporan itu. Namun laman Stuff menuliskan istilah tersebut mengacu pada konektor pengisi daya nirkabel.

    Stuff juga menambahkan nampaknya pengisi daya ini tak bakal jadi perangkat bawaan Tesla. Melainkan akan menjadi aksesoris tambahan, dikutip Selasa (26/3/2024).

    Pengisi daya tanpa kabel telah diketahui secara luas pada perangkat HP. Ponsel tinggal ditempelkan pada bantalan pengisian daya untuk mengisi baterai.

    Untuk Tesla, alat tersebut nampaknya berbentuk alas pengisi daya yang ditempatkan di bawah bagian belakang mobil. Perangkat tersebut dilaporkan telah diperlihatkan Tesla pada Investor Day pada gambar Model 3.

    Teknologi wireless charging sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Misalnya BMW pernah mencoba pada Program Wireless Charging Pilot tahun 2018, begitu pula dengan Genesis.

    Laporan teknologi baru itu datang saat Tesla berada di tengah gempuran mobil listrik asal China. Produsen negara tersebut berusaha merebut pasar dunia.

    Salah satunya Xiaomi yang telah meluncurkan SU7. Di China sendiri, banyak masyarakat yang berminat dengan mobil listrik itu.

    Selain itu juga ada BYD, yang juga baru saja meluncurkan mobil listrik mini. Produk Seagull jadi salah satu yang populer dengan harga US$10 ribu.




    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.