Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Teknologi 5G Bakal Hasilkan Cuan di Global US$1,3 T di 2030
    Insight News

    Teknologi 5G Bakal Hasilkan Cuan di Global US$1,3 T di 2030

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 September 2021Updated:14 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta– Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Ririek Adriansyah mengatakan teknologi 5G akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di berbagai industri, yang ujungnya meningkatkan produk domestik bruto (PDB) global.

    Mewakili Menteri BUMN Erick Thohir memberikan Keynote Speech dalam CNBC Indonesia Tech Conference, Ririek memaparkan bahwa adopsi 5G akan menambahkan US$ 1,3 triliun terhadap PDB global pada 2030.

    “Di Indonesia sendiri ada estimasi 5G diperkirakan dampak terhadap GDP (PDB) sebesar Rp 2.874 triliun pada 2030,” ujar Ririek.

    Ririek menjabarkan bahwa dampak terbesar 5G di global terjadi di sektor kesehatan (health care) yang diperkirakan menghasilkan pendapatan US$ 530 miliar atau peningkatan 40%. Sementara untuk smart utilities menghasilkan US$ 330 miliar atau peningkatan 25$.

    Untuk sektor consumer dan media applications, 5G diperkirakan akan menghasilkan US$ 254 miliar atau 19% peningkatan. Sementara untuk manufaktur diperkirakan ada peningkatan US$ 134 miliar atau 10% peningkatan.

    Pada kesempatan yang sama, Ririek memaparkan secara global sudah ada 176 operator telekomunikasi di 72 negara yang menerapkan teknologi 5G. Sementara itu di Indonesia ada 3 operator yang sudah menerapkan teknologi 5G.

    “Tetapi kita (Indonesia) belum menggunakan spektrum yang seharusnya, karena masih ada keterbatasan spektrum yang ada. Kita menggunakan spektrum yang belum sampai 100 MHz. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama kita bisa mengoperasikan full scale,” kata Ririek.

    Selain itu, dia juga menyoroti industri sebagai konsumen dari teknologi 5G yang perlu dikembangkan karena masih belum mencapai skala ekonomi bisnis yang menguntungkan (economic scale).

    [Dexpert.co.id]

    (dob/dob)



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.