Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Takut Diblokir, TikTok Bayar Perusahaan ‘Orang Dekat’ Biden
    Insight News

    Takut Diblokir, TikTok Bayar Perusahaan ‘Orang Dekat’ Biden

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Maret 2023Updated:11 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – TikTok menyewa jasa perusahaan konsultan milik anak buah Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Langkah ini diambil di tengah ancaman pemblokiran TikTok di Amerika Serikat.

    Politico melaporkan bahwa TikTok merekrut perusahaan konsultan SKDK untuk menghadapi ancaman pemblokiran oleh pemerintah Amerika Serikat.

    SKDK adalah perusahaan konsultan politik yang diawaki oleh orang dekat Joe Biden. Anita Dunn, salah satu pendiri perusahaan, ikut bekerja di kampanye kepresidenan Biden dan meninggalkan SKDK untuk bekerja di Gedung Putih pada masa awal pemerintahan Biden.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mantan pegawai SKDK lain tercatat bekerja di Gedung Putih, yaitu Direktur Komunikasi Kate Berner dan Herbie Ziskend, Wakil Juru Bicara Pentagon Sabrina Singh, dan Juru Bicara Departemen Interior Tyler Cherry.

    SKDK kemungkinan bekerja untuk membantu TikTok berkomunikasi dengan publik dan tokoh penting di Washington D.C.. Perusahaan asal China tersebut dalam beberapa bulan terakhir disorot karena dituding memberikan akses data pribadi milik warga AS ke pemerintah China.

    Tudingan ke TikTok berujung ke upaya memblokir aplikasi video pendek tersebut di AS. Bahkan, beberapa senator AS telah merilis draft undang-undang yang memberikan Gedung Putih kekeuasaan untuk membatasi hingga memblokir layanan TikTok di AS.

    Menurut Politico, RUU tersebut disambut baik oleh Gedung Putih. Jika disahkan pemerintah federal AS tidak hanya diberikan kekuasaan untuk memblokir TikTok, tetapi juga teknologi lain yang berasal dari China atau negara lain yang dianggap sebagai musuh AS.

    TikTok menjadi sorotan utama kongres AS. Para wakil rakyat dan negara bagian cemas data yang TikTok panen dari jutaan penggunanya di AS bisa digunakan untuk kepentingan pemerintah China.

    Menurut Politico, perusahaan pemilik TikTok, ByteDance telah mengucurkan lebih dari US$ 13 juta sejak 2019 dalam upaya melobi pemerintah dan kongres AS. Beberapa orang yang direkrut sebagai pelobi oleh ByteDance adalah mantan pemimpin mayoritas di Senat AS Trent Lott dan John Breaux serta mantan anggota DPR AS Jeff Denham dan Bart Gordon.



    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.