Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Startup Bandung-Bogor Diguyur Triliunan Rupiah, Jakarta Bye!
    Insight News

    Startup Bandung-Bogor Diguyur Triliunan Rupiah, Jakarta Bye!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Juli 2023Updated:15 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dua startup yang fokus di area perdesaan dan berbasis di Jawa Barat baru menerima pendanaan triliunan rupiah. Amartha mengumumkan modal segar US$ 100 juta (Rp 1,5 triliun), sedangkan eFishery meraih Rp 3 triliun.

    Dalam siaran pers tertanggal Jumat (7/7/2023), investor Abu Dhabi 42X Fund menjadi pemodal utama dalam pendanaan terbaru eFishery. Selain itu investor lainnya adalah perusahaan dana pensiun Malaysia bernama Kumpulan Wang Persaraan (KWAP), perusahaan manajemen aset Swiss bernama responsAbility (rA), serta modal ventura investor startup kawakan 500 Global.

    Seluruhnya mengikuti jejak jajaran investor yang telah lebih dulu menyuntikkan dana pada eFishery, termasuk Temasek dan Softbank. Selain itu ada juga Northstar yang dipimpin CEO baru Goto, Patrick Walujo.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    CEO eFishery Gibran Huzaifah menjelaskan modal tambahan akan digunakan untuk memenuhi target 1 juta kolam budi daya di Indonesia. Rencananya target tersebut akan terpenuhi pada 2025 mendatang.

    “Saat ini perikanan budidaya adalah sektor dengan pertumbuhan tercepat di industri perikanan global. Dukungan strategis yang kami terima dari para investor akan membantu eFishery merevolusi seluruh industri,” kata Gibran.

    Sementara itu Amartha juga baru saja mendapatkan pendanaan dari Community Investment Management. Ini adalah institusi penyedia permodalan dari San Frnsisco Amerika Serikat (AS) yang berfokus pada dampak sosial.

    “Kami bangga dapat bermitra dengan CIM dalam mengakselerasi penyaluran permodalan bagi UMKM akar rumput di Indonesia,” kata Chief Financial Officer Amartha, Ramdhan Anggakaradibrata, dalam keterangan resmi.

    Amartha berdiri pada tahun 2010. Perusahaan itu pada awal berjalannya beroperasi di Ciseeng, Bogor, Jawa Barat. Sejak saat itu total penyaluran permodalan yang dilakukan startup tersebut mencapai Rp 12 triliun pada lebih dari 1,6 juta UMKM tanah air dan telah profitable sejak tiga tahun terakhir.


    Artikel Selanjutnya


    Tambah 1 Startup asal Bandung, RI Kini Sudah Punya 14 Unicorn


    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.