Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Starlink Masuk RI Picu Polemik, Mending Blokir? Ini Kata Bos Telko
    Insight News

    Starlink Masuk RI Picu Polemik, Mending Blokir? Ini Kata Bos Telko

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Juni 2024Updated:10 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kehadiran Starlink disambut dengan berbagai isu di Indonesia. Namun perlukah sampai diblokir?

    “Untuk ngeblok enggak. Yang perlu diatur tata niaganya,” kata Sekjen ATSI, Marwan O Baasir, Senin (10/6/2024).

    Dia menekankan Starlink bisa menjalankan kewajiban yang sama seperti pemain lainnya. Misalnya kewajiban membangun di daerah 3T.

    “Kami minta equal playing field. Kan kalau kami coverage-nya nasional , ya kasih juga [Starlink] kewajiban 3T-nya, kewajiban membangunnya, enggak digratisin oleh dia dong. Atau dia yang membangun daerah itu. Fair, kan?” jelas dia.

    Produk yang dihasilkan Starlink sama seperti pemain lainnya yakni internet. Selain itu jangkauannya juga nasional, jadi diharapkan punya kewajiban yang sama dengan para pemain lokal.

    Dalam sebuah data yang diterima CNBC Indonesia, pengguna Starlink di beberapa negara belum terlalu signifikan. Tertinggi adalah di Selandia Baru sebanyak 40 ribu pengguna atau 0,8% dari pengguna internet.

    Di negara asalnya, Amerika Serikat (AS) jumlah penggunanya memang yang paling tinggi yakni 1,2 juta. Negara tersebut jadi satu-satunya yang sudah tembus 1 juta pengguna.

    Namun secara penetrasi, AS hanya menyumbang 0,39%. Ini terjadi selama empat tahun beroperasi di AS.

    Ditanya soal pangsa pasar Starlink yang kecil, Marwan mengatakan pemain lokal masih perlu khawatir. Yakni terkait keterlibatan regulator soal tata kelola di dalam negeri.

    “Kita tetap khawatir ada karena kan supaya penataannya khawatir regulator mestinya jump ini atur tata kelola niaganya gimana kalau dia main di backhaul gimana di ritel gimana,” jelas dia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.