Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sosok Raja Baru Alibaba, Bye Jack Ma
    Insight News

    Sosok Raja Baru Alibaba, Bye Jack Ma

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Desember 2023Updated:21 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Alibaba punya sosok ‘raja’ baru yang akan punya kekuasaan paling tinggi di raksasa China tersebut. Dalam pengumuman terbarunya, Eddie Wu akan menjadi bos di seluruh lini bisnis Alibaba Group.

    Eddie Wu sekarang menambah jabatannya sebagai CEO perusahaan e-commerce domestik Taobao dan Tmall Group. Dia menggantikan CEO sebelumnya, Trudy Dai.

    Hingga sekarang dia masih menjadi CEO Alibaba Group setelah Daniel Zhang lengser dari jabatan tersebut. Dengan penunjukkan terbaru itu, Eddie Wu menjadi pemimpin seluruh perusahaan dalam grup termasuk bisnis penting Alibaba yakni cloud dan e-commerce domestik, dikutip dari Reuters, Rabu (20/12/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tmall dan Taobao merupakan raksasa e-commerce di China. Namun platform tersebut kehilangan pangsa pasar karena pesatnya perkembangan pesaing, Pinduoduo yang dimiliki PDD Holdings.

    Pada bulan lalu, Eddie Wu diketahui memberikan pengarahan pada para analis. Ini terkait strategi masa depan Alibaba Group.

    Perusahaan akan melakukan peninjauan membedakan bisnis inti dan non-inti. Menurutnya, bisnis inti akan jadi perhatian Alibaba saat merencanakan fokus fokus jangka panjang.

    Selain itu, bisnis inti akan menjadi fokus alokasi investasi sumber daya secara insentif. Penelitian dan pengembangan juga akan lebih gencar dilakukan untuk bisnis inti.

    Pada Maret lalu, Alibaba sempat memecah grup menjadi enam unit bisnis. Bulan Mei, unit cloud jadi yang pertama untuk melakukan spin-off dan go publik.

    Rencana tersebut akhirnya dibatalkan November lalu. Sebab adanya ketidakpastian pembatasan ekspor chip yang digunakan untuk aplikasi AI.

    Sementara itu, Dai akan membantu pendirian perusahaan manajemen aset baru setelah tak menjadi bos Taobao dan Tmall Group. Perusahaan anyar, Reuters melaporkan, disebut menjadi upaya untuk meningkatkan laba atas modal.

    Seorang juru bicara Alibaba mengonfirmasi rencana mendirikan perusahaan manajemen aset baru. Termasuk keterlibatan Dai di dalamnya.


    Artikel Selanjutnya


    CEO Alibaba Mendadak Lepas Bisnis Cloud, Ada Apa?

    (npb/npb)


    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.