Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sosok Bos Terra LUNA, Kripto yang Harganya Anjlok 98%
    Insight News

    Sosok Bos Terra LUNA, Kripto yang Harganya Anjlok 98%

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Mei 2022Updated:13 Mei 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Nama Terra LUNA mendadak banyak dibicarakan orang sejak nilainya anjlok 98% dalam sepekan terakhir menjadi di bawah US$1 per koin. Begitu pula nama Do Kwon, pendirinya yang mengaku sedang menyiapkan langkah penyelamatan Terra.

    Pada 2016 lalu mungkin Do Kwon tak pernah membayangkan jadi salah satu orang cukup berpengaruh dan kontroversi di sektor cryptocurrency. Saat itu dia hanya pendiri startup kurang dikenal dengan ambisi menghadirkan internet gratis bagi semua dan penelitiannya mengenai jaringan terdistribusi memunculkan hal mengenai Bitcoin dan Ethereum.

    Nyatanya Terra menjadi Blockchain terbesar kedua yang digunakan dalam keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan janji merekayasa cryptocurrency agar nilainya tepat satu koin sama dengan US$1, tidak lebih dan tidak kurang.

    Stablecoin bernilai US$1 sangat penting untuk tujuan akhir Terra menciptakan uang digital peer-to-peer yang bisa menghapus peran bank, pemerintah, dan semua biaya serta peraturannya.

    Stablecoin adalah uang kripto yang dikaitkan dengan uang resmi yang diterbitkan bank sentral. Jumlah stablecoin yang beredar di blockchain akan sama dengan jumlah uang resmi yang dipegang oleh perusahaan. Ini menciptakan harga kriptonya stabil.

    Do Kwon tidak menjalankan prinsip ini. Dia menggunakan Kripto Terra LUNA untuk menstabilkan harga TerraUSD, stablecoin yang dikaitkan dengan dolar AS. Dia juga menggunakan Bitcoin sebagai cadangan dari aset kripto tersebut. Ia membeli Bitcoin senilai US$1,5 miliar untuk menopang Terra. Bahkan nilai ini akan meningkat menjadi US$10 miliar.




    Foto: Pergerakan harga aset kripto Terra LUNA (Doc. CoinMarketCap)

    “Saat ini, peran saya dalam industri kripto sedikit terpolarisasi,” ujar Do Kwon yang pernah kuliah di Stanford University itu dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg. “Karena, Anda tahu, kami telah membuat banyak langkah besar. Dan itu mengacak-acak beberapa tatanan yang ada. “

    Do Kwon dan Terra dengan cepat mendapatkan banyak penggemar. Termasuk salah satunya dari miliarder kripto dan bos Galaxy Digital, Michael Novogratz.

    “Saya mungkin satu-satunya pria di dunia yang memiliki tato Bitcoin dan tato Luna,” ujarnya pada konferensi Bitcoin 2022 di Miami 6 April lalu, merujuk pada serigala yang melolong di Bulan di lengan kirinya.

    Sementara itu ada juga sejumlah kritikus, termasuk dalam sektor kripto yang menyebut Do Kwon ditakdirkan untuk gagal. Bahkan menyebut bunga 20% terlalu bagus jadi kenyataan pada program peminjaman Terra. Mereka menyamakannya dengan satu skema Ponzi yang akhirnya akan runtuh karena bobotnya sendiri.

    Beberapa orang lainnya memperingatkan hal tersebut dapat menjatuhkan seluruh dunia cryptocurrency. Namun pendapat itu belum ada banyak bukti, dikutip dari Yahoo, Kamis (12/5/2022).

    Tudingan ponzi juga diungkapkan oleh pengguna Twitter anonim yang cukup dikenal @AlgodTrading. Akun itu bertaruh dengan Do Kwon soal harga LUNA dan membandingkan proyek itu dengan skema Ponzi sebab memerlukan permintaan token untuk terus bertumbuh.

    Pendiri dana lindung nilai crypto-quant Galois Capital, Kevin Zhou juga cukup vokal pada Do Kwon dan komunitas Terra. Dalam akun Twitternya, Galois mengunggah tweet mengkritik Terra, misalnya potensi ketidaksesuaian penawaran dan permintaan Luna dan UST dapat mengakibatkan kegagalan mekanisme menjaganya pada US$1.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Pecinta Bitcoin, Ada Kabar Kurang Baik Buat Kamu

    (npb/roy)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.