Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sesar Garsela Penyebab Gempa Bandung, Begini Penjelasan BMKG
    Insight News

    Sesar Garsela Penyebab Gempa Bandung, Begini Penjelasan BMKG

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 September 2024Updated:21 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Gempa yang terjadi di Kabupaten Bandung dan Garut pada Rabu lalu dipicu oleh Sesar Garut Selatan atau Garsela. Ternyata sesar ini merupakan zona paling aktif gempa di Pulau Jawa.

    “Data gempa jangka panjang BMKG mengungkap bahwa Zona Sesar Garut Selatan (Garsela) adalah zona paling aktif gempa di Pulau Jawa,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan yang dibagikan kepada media, Jumat (20/9/2024).

    Dia menjelaskan sesar tersebut merupakan deformation zone. Jadi sebaran segmennya lebih banyak dari yang sudah ada.

    Untuk gempa Rabu lalu, bisa jadi sebagai segmen baru dari zona Sesar Garsela. Bukan yang telah dipetakan yakni Rakutai dan Kencana.

    “Saat ini yang baru terpetakan baru Segmen Rakutai dan Segmen Kencana, bisa jadi gempa kemarin dapat dikenali sebagai segmen baru di Zona Sesar Garsela,” jelasnya.

    Sebagai informasi, Sesar Garsela memiliki panjang 42 km dari selatan Garut hingga selatan Bandung. Segmen Rakutai sendiri sepanjang 19 km dan segmen Kencana sepanjang 17 km.

    Gempa yang terjadi Kabupaten Bandung itu berkekuatan M 5. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan gempa berada di kedalama 10 km, dengan pusat gempa berada di darat.

    Gempa tersebut terjadi di beberapa wilayah. Mulai dari kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Garut.

    “Di Kabupaten Bandung, gempa dirasakan kuat selama 3 – 5 detik. Masyarakat panik dan sempat keluar rumah,” kata BNPB. “Di Kabupaten Garut. Gempa dirasakan sedang selama 3 – 5 detik. Masyarakat tidak panik,” tambahnya.

    “Sementara itu, di Kabupaten Bandung Barat, gempa dirasakan sedang selama 3 – 5 detik. Masyarakat tidak panik.”

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    BMKG Sebut Gempa Gunungkidul Dari Zona Megathrust di Selatan DIY




    Next Article



    Sesar Lembang Mengancam, Rumah di Bandung Bisa Rata dengan Tanah



    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.