Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sebulan 2023, PHK Menjamur dari Google Hingga Bandar Kripto
    Insight News

    Sebulan 2023, PHK Menjamur dari Google Hingga Bandar Kripto

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Februari 2023Updated:1 Februari 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tahun berganti, namun fenomena PHK di perusahaan teknologi belum juga berakhir. Sepanjang awal 2023, beberapa startup dan perusahaan teknologi sudah melakukan PHK, bahkan ada yang menutup layanan.

    Di antara mereka yang mengambil langkah pengurangan karyawan adalah induk perusahaan Google, Alphabet. Perusahaan asal Amerika Serikat itu akhirnya ikut digulung ombak PHK. Dilaporkan Alphabet memangkas 12 ribu pekerja atau 6% dari jumlah seluruh pegawainya.

    Sementara di Indonesia ada JD.ID yang mendadak menutup layanan per 31 Maret 2023 mendatang. Sementara untuk pemesanan terakhir, dilakukan sampai 15 Februari 2023.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berikut ini daftar update perusahaan teknologi yang melakukan PHK serta menutup layanan, dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber Rabu (1/2/2023).

    Alphabet/Google

    Raksasa teknologi dunia itu mengumumkan memangkas 12 ribu pekerja atau 6% dari jumlah seluruh pegawainya. Alphabet mengumumkan hal tersebut pada Jumat (20/1/2023) waktu setempat.

    Kebijakan ini terjadi secara global dan akan berdampak langsung pada staf di Amerika Serikat (AS).

    PHK di Alphabet terjadi pada seluruh tim, termasuk mereka yang berada di tim perekrutan dan sejumlah fungsi perusahaan, serta beberapa tim teknik dan produk.

    Mereka yang terdampak telah dikirimi email oleh Alphabet. Prosesnya mungkin akan lebih lama pada kantornya di sejumlah negara lain karena adanya undang-undang dan praktik ketenagakerjaan masing-masing.

    Dalam memo yang dibagikan kepada Reuters, CEO Sundar Pichai mengatakan perusahaan berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir. Untuk keputusannya, dia menyatakan menjadi tanggung jawabnya.

    “Saya bertanggung jawab penuh atas keputusan yang membawa kami ke sini,” kata dia, dikutip dari Reuters.

    OLX

    Situs jual beli OLX, dikabarkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawannya. Menurut laporan dari DealStreetAsia, sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa OLX Group bakal melakukan pengurangan karyawan di Indonesia.

    Setidaknya 300 orang dari 1.000 karyawan yang ada di Indonesia bakal terdampak PHK ini.

    Perusahaan juga bakal mengubah arah bisnis secara perlahan dari model bisnis ke konsumen (business to consumer/B2C) menjadi konsumen ke bisnis (consumer to business/C2B) dan bisnis ke bisnis (business to business/B2B).

    CNBC Indonesia sudah menghubungi pihak OLX tentang kebenaran kabar ini. Namun sampai berita ditulis belum ada jawaban dari pihak terkait.

    JD.ID akan mulai tutup layanan di Indonesia per 31 Maret 2023 mendatang. Sementara untuk pemesanan terakhir, dilakukan sampai 15 Februari 2023.

    Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID, Setya Yudha Indraswara, mengatakan tutupnya layanan di Indonesia merupakan keputusan strategis dari JD.com.

    “Ini adalah keputusan strategis dari JD.com untuk berkembang di pasar internasional dengan fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara, dengan logistik dan pergudangan sebagai intinya,” kata Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID, Setya Yudha Indraswara dalam keterangannya beberapa waktu yang lalu.

    Saat ditanya soal nasib pegawainya setelah penutupan PHK, Setya menyatakan belum bisa berkomentar terkait hal tersebut.

    IBM

    Perusahaan teknologi, IBM tengah bersiap melakukan pemangkasan jumlah pegawainya. Kabarnya ini akan berpengaruh pada 3.900 pekerjaan di dalam perusahaan.

    Sebelumnya Bloomberg melaporkan soal rencana PHK ini. CNBC Internasional telah mengonfirmasi dan menyebutkan efisiensi akan berdampak pada 1,5% karyawan.

    Coinbase

    Raksasa bursa kripto, Coinbase berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada ratusan karyawannya. Keputusan itu hanya berselang tujuh bulan dari PHK sebelumnya.

    Saat Juni tahun lalu, perusahaan memangkas 18% karyawannya dan pada September total pegawainya sisa 4.700 orang. Kali ini, Coinbase berencana memangkas seperlima atau sekitar 950 orang, demikian dikutip dari CNBC Internasional.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Badai PHK Masih Terjadi, Talent Digital Nyari Kerja ke Mana?

    (tib)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.