Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ramai-ramai Boikot Netflix, Ternyata Ini Penyebabnya
    Insight News

    Ramai-ramai Boikot Netflix, Ternyata Ini Penyebabnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Oktober 2024Updated:6 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Netflix kena boikot karena pilihan politik pendiri Reed Hasting. Dia diketahui mendukung calon presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris, termasuk memberi sumbangan cukup besar untuk kampanye.

    Laporan Bloomberg mengatakan banyak pembatalan langganan Netflix di AS. Mengutip firma intelijen pasar Antenna, jumlah pembatalan hampir tiga kali lipat setelah Hastings yang juga chairman Netflix memberikan dukungan pada Harris, dikutip dari Qz, Selasa (1/10/2024).

    Pada bulan Juli, churn mengalami peningkatan 2,8% dibandingkan sebulan sebelumnya yang hanya 1,8%. Sementara pada Agustus menjadi 2,0%.

    Selama periode 25-29 Juli lonjakan churn meningkat perharinya rata-rata hingga 2,7 kali lipat dari dua minggu sebelumnya. Dengan tingkat tertinggi tanggal 26 Juli.

    Baru setelah 29 Juli, tingkat pembatalan harian kembali ke tingkat normal. Hingga sekarang tingkatannya tetap stabil.

    Sebagai informasi, tingkat churn diartikan sebagai persentase pelanggan yang membatalkan layanan selama periode tertentu.

    Dukungan Hastings diungkapkan melalui unggahan di akun X miliknya tanggal 22 Juli. Sehari setelahnya, dia mengumumkan pada The Information telah menyumbangkan US$7 juta pada super PAC yang mendukung kampanye Harris.

    Aksi boikot disuarakan pendukung Donald Trump, kandidat presiden AS lainnya, setelah pengumuman dukungan Hastings pada Harris. Tagar #CancelNetflix diunggah para pendukung di media sosial, termasuk beberapa orang membagikan gambar saat mereka membatalkan langganan di akunnya.

    Sementara itu, Hastings jugalah yang meminta Presiden Joe Biden mundur dari pertarungan pencalonan di pilpres AS. Ini dilakukannya setelah penampilan buruk melawan Donald Trump saat debat.

    “Biden harus mundur untuk memungkinkan pemimpin Partai Demokrat mengalahkan Trump dan menjaga kita tetap aman dan sejahtera,” jelasnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Inovasi AI Bantu Bank Perluas Penyaluran Kredit, Dijamin Aman?

    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.