Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pusat Data Nasional Diserang, Bukan Cuma Imigrasi yang Kena
    Insight News

    Pusat Data Nasional Diserang, Bukan Cuma Imigrasi yang Kena

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Juni 2024Updated:24 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, memastikan layanan imigrasi yang terdampak oleh serangan siber ransomware ke Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) sudah kembali pulih.

    “Imigrasi berhasil melakukan relokasi dan menyalakan layanannya, LKPP SIKaP sudah on, terus Marves punya layanan perizinan event juga sudah on, Kota Kediri juga sudah on, yang lainnya lagi dalam proses. Jadi kita memigrasi data-datanya,” kata Semuel saat konferensi pers di Kantor Kominfo, Senin (24/6/2024).

    “Ini prosesnya bagaimana, kecepatannya adalah harusnya bisa dipercepat apabila ada koordinasi antara tenant dengan penyedia layanan cloud-nya,” lanjut dia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Semuel menyebut terdapat 210 instansi yang terdampak oleh serangan ransomware ini.

    Namun, imigrasi menjadi institusi yang paling terdampak. Sementara proses pemulihan data instansi lain yang terdampak masih terus berproses.

    “Kerugian yang bisa terlihat layanan publik terganggu. Ada 210 perinciannya banyak sekali. Yang paling terdampak layanan imigrasi langsung pada masyarakat, PUPR kena juga sedang proses migrasi juga,” tuturnya.

    Sebelumnya, PDSN mengalami gangguan sejak Kamis (20/6/2024). Akibat gangguan pusat data atau data center tersebut berdampak pada lumpuhnya layanan publik, salah satunya layanan keimigrasian.

    Data Center yang diserang adalah Pusat Dana Nasional Sementara yang digunakan sambil menunggu Pusat Data Nasional permanen yang masih dalam proses pembangunan.

    PDNS terletak di dua lokasi yaitu Jakarta dan Surabaya dan dikelola oleh Telkom Sigma. Serangan terjadi pada PDNS yang berlokasi di Surabaya.

    “Jadi karena kebutuhan untuk proses bisnis, proses jalannya pemerintahan, maka dibuatlah oleh Kominfo, pusat data sementara, yang ada di Jakarta maupun yang ada di Surabaya,”



    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.