Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pup Astronaut Bikin Bingung, NASA Tawarkan Rp 46 Miliar
    Insight News

    Pup Astronaut Bikin Bingung, NASA Tawarkan Rp 46 Miliar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Oktober 2024Updated:18 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – NASA menawarkan imbalan sebesar US$ 3 juta atau Rp 46 miliar bagi mereka yang bisa mengatasi masalah sampah dan kotoran manusia di Bulan.

    Dari kompetisi yang bertajuk LunaRecycle Challenge ini, diharapkan akan muncul inovasi dan solusi praktis untuk mendaur ulang sampah demi keberlanjutan misi luar angkasa.

    Di Bulan, terdapat setidaknya 96 kantong kotoran manusia dari misi-misi terdahulu. Karena pada dasarnya buang air besar atau air kecil adalah sifat alami manusia, walaupun sedang berada di Bulan.

    Pada misi Apollo, astronaut mengumpulkan urine mereka di tangki. Namun untuk buat buang air besar, mereka harus menggunakan kantong.

    Sampah-sampah ini terpaksa ditinggal di permukaan Bulan agar beban pada kendaraan pulang tidak makin banyak. Sebab ruang di pesawat mereka dapat dimanfaatkan untuk mengumpulkan sampel-sampel dari Bulan.

    Bukan hanya kotoran dan air seni, tetapi banyak bahan limbah dan sampah lain yang menumpuk selama misi yang panjang atau ketika para astronaut tinggal di Bulan.

    NASA sendiri berupaya untuk tetap berada di Bulan dalam jangka waktu yang lebih lama, tapi limbah anorganik seperti peralatan sains, pakaian, dan kemasan makanan dapat menjadi masalah bagi mereka.

    Sementara NASA juga berupaya untuk mengurangi limbah sejak awal, badan antariksa AS itu mencari ide dan desain teknologi untuk mendaur ulang limbah menjadi produk yang bermanfaat lewat kompetisi ini.

    “Beroperasi secara berkelanjutan merupakan pertimbangan penting bagi NASA saat kami melakukan penemuan dan penelitian baik di luar negeri maupun di Bumi,” kata Amy Kaminski, eksekutif program untuk program LunaRecycle Challenge, dikutip dari IFL Science, Jumat (18/10/2024).

    “Dengan challenge ini, kami mencari pendekatan inovatif dari masyarakat terhadap pengelolaan limbah di Bulan dan bertujuan untuk membawa pelajaran yang dipelajari kembali ke Bumi agar bermanfaat bagi semua orang,” imbuhnya.

    Kompetisi akan dibagi menjadi dua bagian. Pertama, Jalur Pembuatan Prototipe yang berfokus pada perancangan dan pengembangan komponen serta sistem perangkat keras untuk mendaur ulang satu atau lebih aliran limbah padat di permukaan bulan.

    Kedua, Jalur Kembar Digital, yang berfokus pada perancangan replika virtual dari sistem lengkap untuk mendaur ulang aliran limbah padat di permukaan bulan dan memproduksi produk akhir.

    Tim yang dapat mendaftar untuk tantangan ini dapat berkompetisi di salah satu atau kedua jalur, dengan hadiah uang dibagi antara kedua skema.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Infrastruktur Telekomunikasi Era Jokowi Bantu Desa Jadi Smart Village





    Next Article



    Astronaut Pernah Foto Haji dari Luar Angkasa, Kirim Pesan Begini



    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.