Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Proyek Mimpi Mark Zuckerberg Rugi Rp 321 T, Investor Waswas
    Insight News

    Proyek Mimpi Mark Zuckerberg Rugi Rp 321 T, Investor Waswas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Juli 2023Updated:30 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Mark Zuckerberg sudah membuat perusahaannya rugi US$ 21,3 miliar atau sekitar Rp 321,67 triliun demi mengejar mimpinya menciptakan metaverse.

    Laporan keuangan terbaru Meta – induk usaha Facebook, Instagram, dan Whatsapp – menyatakan bahwa Reality Labs mencatatkan rugi operasional US$ 3,7 miliar pada kuartal kedua 2023. Reality Labs adalah unit bisnis Meta pengembang teknologi virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) yang digunakan di metaverse.

    Tahun lalu, Reality Labs mencatatkan total kerugian US$ 13,7 miliar. Adapun, pada kuartal pertama tahun ini kerugian Reality Labs adalah US$ 3,99 miliar. Artinya, akumulasi kerugian proyek metaverse Mark Zuckerberg sejak awal 2022 sudah melampaui US$ 21,3 miliar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam pernyataan finansialnya, Meta memperkirakan kerugian operasional Reality Labs “akan menunjukkan kenaikan berarti tiap tahun untuk mendorong pengembangan produk AR/VR dan investasi tambahan untuk memperluas ekosistem kami.”

    Sumber utama pendapatan Meta dari metaverse adalah penjualan perangkat VR yang dinamakan Quest. Perangkat berbentuk kacamata ini sudah mencapai seri ketiga, yaitu Quest 3, yang harganya adalah US$ 499 (Rp 7,5 juta) per unit. Pada Juni, Meta mengumumkan sumber pendapatan tambahan yaitu biaya berlangganan layanan VR bernama Meta Quest+ seharga US$ 7,99 (sekitar Rp 121 ribu) per bulan.

    Investor sudah lama mempertanyakan ambisi metaverse Zuckerberg yang membuat keuangan Meta berdarah.

    Proyek metaverse Zuckerberg adalah penyebab pergantian nama Facebook menjadi Meta pada 2021. Menurutnya, metaverse dibuat sebagai platform pesaing iOS milik Apple dan Android milik Google.

    Alih-alih membuat platform untuk aplikasi HP seperti Apple dan Google, Zuckerberg meramal dunia masa depan ada di metaverse. Namun, Zuckerberg menyatakan kepada analis bahwa dirinya “tak bisa menjamin saya pasti benar soal pertaruhan ini.”

    “Saya berpikir arah dunia ini akan seperti ini. 1-2 miliar orang saat ini menggunakan kaca mata. Saya pikir di masa depan semuanya akan menggunakan kaca mata pintar,” kata Zuckerberg.


    Artikel Selanjutnya


    CTI Group Ungkap Peran Vital Metaverse Buat Dunia Usaha

    (dem)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.