Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»PR Besar Industri Game di RI, Asosiasi Buka-Bukaan Soal Ini
    Insight News

    PR Besar Industri Game di RI, Asosiasi Buka-Bukaan Soal Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 September 2023Updated:26 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Industri game Indonesia masih menyisakan dua pekerjaan besar. Salah satunya terkait pendidikan untuk para mahasiswa yang tertarik dengan industri game.

    Wakil Presiden Asosiasi Game Indonesia, Adam Ardisasmita menjelaskan salah satunya terkait tenaga pengajar. Di kampus yang berada di luar negeri, pengajarnya berasal dari mereka yang pernah terjun ke dalam industri game selama 10-20 tahun.

    “Saat ke kampus membawa pengalaman puluhan tahun membuat game. [Di Indonesia] butuh lebih banyak pengalaman industri,” kata Adam saat Konferensi Pers Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2023, Selasa (26/9/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    PR lainnya adalah belum banyak perusahaan game yang mampu menampung mahasiswa yang ingin magang. Ini berbeda dengan keadaan di luar negeri dengan ketersediaan perusahaan yang mencapai puluhan bahkan ratusan untuk menampung mereka yang ingin mencicipi pengalaman di industri game.

    Menurutnya, skala industri Tanah Air masih kecil. Jadi tidak semua mahasiswa yang tertarik dengan game bisa magang sepanjang masa pendidikannya.

    “Ini yang membuat lulusannya tidak pernah terpapar industri game ketika magang. Ini PR jangka panjang,” jelasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo, I Nyoman Adhiarna menjelaskan secara industri, game di Indonesia memang terus berkembang. Mulai dari 98 studio game, nilai ekosistem mencapai US$16 triliun, dan pemain game dalam negeri mencapai 190 juta orang.

    Untuk terus mendorong pertumbuhan game, pemerintah mengadakan kembali gelaran IGDX. Acara tersebut akan diadakan di Bali pada 11-13 Oktober 2023 mendatang.

    “IGDX Business menargetkan 250 peserta berasal investor, publisher, dll. IGDX conference menargetkan 300 orang pelaku, mahasiswa, dan peminat game,” jelas Adhiarna.

    (npb/npb)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.