Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»PlayStation 5 Tak Laku, Industri Game Jeblok
    Insight News

    PlayStation 5 Tak Laku, Industri Game Jeblok

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Agustus 2024Updated:15 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pertumbuhan industri game secara tahunan diprediksi jeblok. Hal ini dikarenakan permintaan konsol game yang lesu, menurut firma riset Newzoo.

    Pendapatan konsol game dipatok turun 1% secara tahun-ke-tahun (yoy). Pada laporan kuartal pertama (Q1), Sony mengatakan penjualan PlayStation 5 ‘hanya’ 2,4 juta unit.

    Angka itu turun dari 3,3 juta unit pada periode yang sama tahun lalu, dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (15/8/2024).

    Dalam blog resminya, Newzoo mengatakan pertumbuhan industri game diprediksi 2,1% yoy menjadi US$ 187,7 miliar (Rp 2.948 triliun).

    Angka itu lebih kecil ketimbang prediksi pada Januari lalu yang mematok pertumbuhan industri game mencapai 2,8% atau US$ 189,3 miliar (Rp 2.973 triliun).

    Hampir setengah pengeluaran konsumen untuk game sepanjang 2024 diramal berasal dari Amerika Serikat (AS) dan China. Newzoo mengatakan AS akan menghimpun penjualan sebesar US$ 47 miliar, sementara China US$ 45 miliar.

    Meskipun pertumbuhan yang ditargetkan merupakan peningkatan dari tahun lalu sebesar 0,6%, namun industri game tidak mengalami tingkat pertumbuhan yang sama seperti pada masa-masa sulit pandemi Covid-19.

    Pada rentang 2020 dan 2021, industri game mengalami pertumbuhan signifikan. Hal ini dikarenakan masyarakat terpaksa beraktivitas di rumah, sehingga banyak waktu untuk menikmati hiburan di rumah seperti bermain game.

    Setelah pandemi berakhir dan masyarakat kembali beraktivitas di luar rumah, industri game mengalami tantangan. Apalagi tingkat suku bunga tinggi membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam membeli barang.

    Sejak awal 2023 hingga 2024 ini, industri game juga tertekan dan terpaksa melakukan PHK besar-besaran di seluruh dunia. Banyak studio game kawakan yang memangkas ribuan karyawan.

    Kendati demikian, analis pasar game Newzoo, Michiel Buijisman mengatakan industri game diprediksi akan bangkit pada 2025 mendatang.

    “Pertumbuhan pasar konsol game pada 2025 sepertinya akan bangkit,” kata dia.

    Pertumbuhan salah satunya dipicu oleh perilisan konsol-konsol baru. Misalnya penerus Nintendo Switch dengan game baru yang populer seperti Grand Theft Auto. Hal ini bisa memicu minat beli masyarakat.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Industri Gim Melesat, Kenapa Pengembang Gim Lokal ‘Kalah’ Populer?





    Next Article



    Apple PHK Massal, Karyawan di 8 Kantor Hilang Pekerjaan



    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.