Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Perang AI Memanas, Raksasa Ecommerce Lawan Google-Microsoft
    Insight News

    Perang AI Memanas, Raksasa Ecommerce Lawan Google-Microsoft

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Amazon memastikan masuk ke arena perang Artificial Intelligence bersama raksasa teknologi lain seperti Google dan Microsoft. CEO Andy Jassy mengatakan perusahaan akan berinvestasi besar-besaran pada teknologi tersebut.

    Dalam suratnya kepada pemegang saham, Jassy menjelaskan investasi itu akan dilakukan pada large language models (LLMs) dan AI generatif. Nama terakhir merupakan teknologi yang juga mendukung chatGPT dan sejenisnya.

    Jassy menuliskan Amazon telah mengerjakan model LLMs nya sendiri beberapa waktu terakhir. Teknologi itu diakini bisa meningkatkan pengalaman para pelanggannya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kami telah mengerjakan LLM sendiri untuk sementara waktu, percaya akan mengubah dan meningkatkan hampir tiap pengalaman pelanggan dan akan terus berinvestasi secara substansial pada model ini di semua pengalaman konsumen, penjual, merek, dan kreator kami,” tulis Jassy, dikutip dari CNN Internasional, Senin (17/4/2023).

    Tujuan Amazon adalah menawarkan chip machine learning yang murah. Dengan begitu, dia mengatakan perusahaan kecil dan besar bisa melatih dan menjalankan LLMs pada produksinya.

    Kepada CNBC Internasional, Jassy menjelaskan model bahasa yang bagus biasanya berharga miliaran dolar. Sebagian besar perusahaan tidak ingin melaluinya.

    “Apa yang ingin mereka lakukan adalah ingin mengerjakan model dasar yang sudah besar dan hebat, kemudian memiliki kemampuan untuk menyesuaikannya untuk tujuan mereka sendiri,” ungkapnya.

    Minggu lalu, Amazon meluncurkan layanan baru bernama Bedrock. Ini adalah membuat model dasar dari AI21 Labs, Anthropic, Stability AI, dan Amazon bisa diakses melalui API.

    ChatGPT seakan jadi awal perang AI ini terjadi. Usai jadi viral dalam beberapa bulan setelah diluncurkan, sejumlah perusahaan teknologi mulai melirik AI.

    Beberapa perusahaan yang diketahui berinvestasi pada AI adalah Google, Facebook dan Microsoft. Ketiganya telah mengumumkan fokus pada pengembangan AI generatif, di mana bisa membuat esai, cerita, dan visual menarik sebagai respon dari permintaan pengguna.




    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.