Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Peneliti Ungkap Karakter Investor Kripto: Punya Kepribadian Gelap
    Insight News

    Peneliti Ungkap Karakter Investor Kripto: Punya Kepribadian Gelap

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Juli 2024Updated:8 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Investor aset kripto ternyata punya kesamaan yaitu memiliki “kepribadian gelap.” Karakter khas investor kripto ini diungkap oleh sebuah penelitian di Amerika Serikat.

    Peneliti dari University of Toronto dan University of Miami melakukan penelitian dengan sampel 2.001 penduduk Amerika pada 2022. Tim peneliti yang terdiri dari Shane Littrell, Casey Klofstad, dan Joseph Uscinski menyebarkan untuk mengetahui kepemilikan aset kripto serta karakter politik, psikologis, dan sosial.

    Dari seluruh sampel, hanya 30 persen yang mengaku memiliki aset kripto. Kelompok pemilik aset kripto tersebut sangat beragam dalam hak keyakinan politik.

    Namun, tim peneliti menemukan kesamaan di antara para pemilik aset kripto. Mereka cenderung “berbeda” dan ada di ekstrem keyakinan tertentu. Para pemilik aset kripto juga ditemukan memiliki kepribadian “gelap” seperti narsistik, psikopat, sadis, hingga menghalalkan segala cara (Machiavellianism).

    Skor tinggi dalam skala kepribadian gelap ini, menurut para peneliti, menggambarkan bahwa para pemilik aset kripto lebih suka dengan kekacauan (chaos) dibanding orang yang tidak memiliki aset kripto.

    Penelitian juga menyorot hal yang paling bisa diandalkan untuk memprediksi apakah seseorang memiliki aset kripto atau tidak. Mayoritas pemilik aset kripto adalah pria yang sangat suka mengonsumsi media sosial untuk mencari berita terkini, suka berargumen, dan cenderung tidak suka dengan pemerintah yang otoriter.

    Hasil penelitian Littrel, Klofstad, dan Uscinski mempertegas laporan sebelumnya yang menunjukkan bahwa investor kripto tidak punya kencenderungan politik atau ideologi tertentu.

    Ketiga peneliti berharap agar temuan mereka bisa membantu otoritas di AS dalam upaya menerapkan regulasi di industri kripto di tengah sumber informasi yang makin terpecah-belah.

    “Seiring upaya pemerintah untuk meregulasi kripto makin ketat bahkan mencoba membentuk sistem menyerupai mata uang kripto, memahami daya tarik aset kripto makin penting,” kata tim peneliti.

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Geger! Pencucian Uang Lewat Kripto Kian Ramai





    Next Article



    Wanita China Kabur Bawa Rp 100 Triliun Pakai Bitcoin



    (dem/dem)

    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.