Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Peneliti Amerika Sulap Batu Putih Jadi ‘Batu Bara Baru’
    Insight News

    Peneliti Amerika Sulap Batu Putih Jadi ‘Batu Bara Baru’

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 November 2024Updated:1 Desember 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pencarian bentuk sumber energi yang murah dan bersih telah menjadi upaya yang terus dilakukan. Salah satu yang menarik minat komunitas ahli internasional, yakni dengan mengolah jenis batu-batuan yang mengandung energi tak terbatas.

    Ilmuwan menyebut batu itu putih dan 100% terbarukan, yang dapat menjadi tambang “emas” yang telah mereka cari selama berabad-abad.

    Terobosan baru ini datang dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang dipimpin oleh Profesor Iwnetim Abate. Tim ilmuwan ini mengembangkan proses untuk mengekstrak hidrogen dari batuan, yang dapat membuka sumber energi baru yang bebas karbon.

    Hidrogen alami, khususnya hidrogen putih, dihasilkan dari reaksi air dengan batuan yang mengandung besi berkarat untuk melepaskan hidrogen. Reaksi ini terjadi di kerak bumi, memungkinkan terbentuknya gelembung hidrogen murni yang belum pernah diteliti sebelumnya.

    Sumber daya lainnya, seperti air, diperkirakan oleh US Geology Survey, mengandung miliaran ton hidrogen geologis yang terperangkap di dalam kerak Bumi. Ketersediaan ini, ditambah dengan prospek hidrogen sebagai vektor energi bersih, telah menarik minat para peneliti serta pemerintah di seluruh dunia.

    Saat ini, metode reduksi elektrokimia CO2 masih dalam tahap pengembangan, terutama dalam kondisi pH netral. Kelompok penelitian Abate di MIT melakukan penelitian untuk memandu elektrokusi CO2 dan menciptakan material berbasis karbon fleksibel yang canggih.

    Dalam upaya menentukan kondisi ideal untuk sintesis hidrogen di bawah tanah dengan menggunakan dana dari Departemen Energi AS sebesar US$3 juta, diharapkan sejumlah kondisi yang akan membuat proses tersebut lebih efisien dapat diidentifikasi.

    Tujuannya untuk memangkas biaya elektrolisis air hingga setengahnya atau menemukan cara lain yang lebih baik, demikian dikutip dari Ecoticias, Selasa (26/11/2024).

    • Pengembangan Katalis : Ilmuwan berupaya membuat campuran zat padat dan cair dengan air sebagai komponen utama, bereksperimen dengan banyak katalis yang dapat mempercepat reaksi pembangkitan hidrogen
      Sistem Berkapasitas Tinggi : Tim tersebut berencana menciptakan sistem cerdas dengan robot yang akan memungkinkan membandingkan berbagai komposisi katalis dan memodelkan dampaknya pada batuan yang berasal dari berbagai daerah
      Optimasi Parameter: Hasil hidrogen dan efisiensi berbagai mikroorganisme direncanakan untuk dipelajari dengan tujuan akhir untuk menentukan kondisi terbaik untuk produksi hidrogen, suhu, tekanan, dan pH.

    Keberadaan hidrogen putih di bebatuan di Amerika merupakan sesuatu yang telah diprediksi selama bertahun-tahun, tetapi tidak seorang pun menemukan sumber yang benar-benar stabil dan cukup kuat untuk mengalokasikan dana jutaan dolar.

    Kali ini, para peneliti di MIT berhasil, dan semuanya menunjukkan bahwa hidrogen putih akan menjadi pertambangan masa depan, bersama dengan energi panas bumi sehingga sangat potensial menjadi sumber terbarukan.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Peran Teknologi Robotik & AI Dukung Industri 4.0 Indonesia




    Next Article



    Bunga Mekar di Gurun Paling Kering di Muka Bumi



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.