Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pasukan Putin Buktikan Klaim NASA, Kirim Data Ini dari Bulan
    Insight News

    Pasukan Putin Buktikan Klaim NASA, Kirim Data Ini dari Bulan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Agustus 2023Updated:14 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Roket Rusia Luna-25 terbang menuju kutub selatan bulan pada pekan lalu. Ini merupakan misi ke bulan pertama Rusia setelah 50 tahun pada 1976 lalu.

    Luna-25 diprediksi akan sampai berbarengan dengan roket India Chandrayaan-3 yang sudah lepas landas lebih dulu. Keduanya dikatakan akan mendarat di bulan pada 23 Agustus mendatang.

    Namun, kini para ilmuwan Rusia sudah mulai mengumpulkan dan memproses data pertama dari misi ke bulan. Tujuan misi ini adalah menemukan air es di bulan, sesuai dengan klaim NASA.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Data pengukuran pada penerbangan ke bulan sudah diterima. Para ilmuwan mulai memprosesnya,” kata Badan Penerbangan dan Antariksa Rusia (Roscosmos), dikutip dari Reuters, Senin (14/8/2023).

    “Luna-25 meneruskan penerbangan ke satelit Bumi. Semua sistem bekerja dengan baik, komunikasi terjalin dengan stabil, dan keseimbangan energinya tampak positif,” Roscosmos menambahkan.

    Luna-25 berukuran kira-kira seperti mobil kecil. Rencananya, pesawat ini akan mengeksplor kutub selatan bulan selama 1 tahun. Sebelumnya, NASA mendeteksi keberadaan air es di wilayah bulan tersebut.

    Jika misi Luna-25 berhasil, maka Rusia bisa unjuk gigi di hadapan Barat. Negara yang dikuasai Putin tersebut bisa membuktikan bahwa sanksi Barat menyangkut perang Ukraina tak membuat Rusia ciut.

    Diketahui, astronaut AS Neil Armstrong disebut-sebut sebagai manusia pertama yang mendarat di bulan pada 1969. Padahal, misi Luna-2 Uni Soviet sudah lebih dulu menjangkau permukaan bulan pada 1959. Pada 1966, misi Luna-9 adalah yang pertama melakukan soft landing di sana.


    Artikel Selanjutnya


    Alasan Baju Baru Astronaut NASA Bukan Warna Putih

    (fab/fab)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.