Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nasib Mantan Orang Terkaya Dunia yang Dipaksa Resign Netizen
    Insight News

    Nasib Mantan Orang Terkaya Dunia yang Dipaksa Resign Netizen

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Desember 2022Updated:24 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Nasib baik memang sedang tak berada di pihak Elon Musk. Sepanjang tahun ini dia harus menghadapi kekayaannya yang berkurang miliaran dolar hingga dipaksa resign dari posisinya sebagai CEO Twitter oleh netizen.

    Musk yang sebelumnya jadi orang terkaya dunia harus tergeser oleh pengusaha Bernard Arnault minggu lalu. Fortune mencatat kekayaan bersihnya anjlok US$7,7 miliar (Rp 119,9 triliun) pada hari Selasa lalu.

    Sepanjang tahun ini, Musk harus kehilangan US$122,6 miliar (Rp 1.900 triliun). Menurut Fortune, jumlah itu lebih besar dari yang didapatkan pada 2021 saat kekayaannya melonjak, dikutip Rabu (21/12/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bloomberg Billionaires Index melaporkan kekayaan bos Tesla dan Twitter itu sekarang US$147,7 miliar (Rp 2.300 triliun) atau terendah dalam lebih dari dua tahun.

    Sementara itu, dia juga dipaksa untuk melepaskan posisinya sebagai CEO di Twitter. Akhir pekan lalu, Musk mengadakan polling menanyakan apakah dirinya harus mundur sebagai bos di raksasa teknologi itu.

    Ternyata mayoritas dari 17 juta responden memilih Musk meninggalkan posisinya, seperti dilaporkan CNBC Internasional. Musk sendiri menyatakan akan mematuhi hasil jajak pendapat itu.

    Musk nampaknya memang sedang fokus di Twitter. Setelah resmi membeli perusahaan dan mendepak Parag Agrawal, dia menambah pekerjaannya sebagai CEO.

    Namun keasyikannya di Twitter juga membuat banyak pihak khawatir soal perusahaan milik Musk lainnya. Misalnya, Musk diketahui menjual miliaran dolar saham Tesla untuk membeli Twitter.

    Selain itu beberapa pegawai dari perusahaan miliknya seperti Tesla, SpaceX dan Boring Co juga diboyong untuk membantunya mengembangkan Twitter. Mereka merupakan eksekutif, insinyur dan pengacara dari seluruh perusahaan itu.

    SpaceX yang juga bekerja sama dengan NASA, membuat Administrator Bill Nelson mempertanyakan pekerjaan lembaganya ke depan. Dia bertanya apakah ‘gangguan’ Musk di Twitter bisa mempengaruhi pekerjaan NASA dan SpaceX kepada Presiden dan COO SpaceX Gwynne Shottwell.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Momen Unik Elon Musk Tenteng Wastafel ke Markas Twitter

    (npb)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.