Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Akhirnya Ungkap Lokasi Alien, Segini Jaraknya dari Bumi
    Insight News

    NASA Akhirnya Ungkap Lokasi Alien, Segini Jaraknya dari Bumi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Agustus 2024Updated:10 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) membeberkan temuan makhluk asing di luar angkasa atau alien yang diklaim berada di planet tetangga Bumi, yakni Venus.

    Ilmuwan peneliti Goddard Space Flight Centre NASA, Michelle Thaller mengungkapkan hal tersebut. Dia juga tak menyangka temuannya mengarah ke Venus.

    “Saya yakin kita akan menemukan kehidupan di planet lain. Saya pikir dalam Tata Surya kita, kita begitu dekat namun tidak yakin 100%,” kata dia, dilansir dari Mirror, Sabtu (10/8/2024).

    “Saya tidak pernah menyangka Venus. Venus sekarang jadi tempat di mana kita melihat sesuatu di atmosfer yang terlihat seperti dihasilkan oleh bakteri,” imbuhnya.

    Ucapan Thaller sebenarnya cukup mengejutkan mengingat Venus bukan merupakan tempat yang bisa didiami oleh makhluk hidup. Salah satunya karena suhu permukaan yang cukup panas di planet kedua terdekat dari Matahari yakni sekitar 107,8 juta km.

    Atmosfernya juga tidak mendukung kehidupan karena mengandung asam beracun. Ini terdiri dari asam sulfat dan karbon dioksida, yang mampu mencegah panas keluar dari planet.

    Adapun, seorang ahli astrobiologi asal University College of London, Dominic Papineau membantah ucapan Thaller. Untuk mendeteksi kehidupan di luar Bumi perlu sebuah syarat mutlak, yakni keberadaan air.

    Papineau juga mengatakan air itu harus berbentuk cair. Selain itu keberadaan fosil juga dicari melalui batuan sedimen yang berkontak dengan air cair di masa lalu.

    “Agar reaksi kimia berhubungan dengan kehidupan bisa berlangsung, air dalam bentuk cair diperlukan. Oleh karena itu, untuk menemukan kehidupan di luar Bumi, perlu menemukan air cair dan untuk menemukan fosil di luar Bumi perlu mencari batuan sedimen yang pernah berkontak dengan air cair di masa lalu,” jelasnya.

    (luc/luc)

    Saksikan video di bawah ini:

    Wujudkan Ekosistem Smart City, Indonesia Butuh Teknologi Ini!





    Next Article



    NASA Bocorkan Foto IKN dari Luar Angkasa, Ada Apa?



    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.