Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mudah, Cara Membedakan Anda Terinfeksi Covid BA.4 atau BA.5
    Insight News

    Mudah, Cara Membedakan Anda Terinfeksi Covid BA.4 atau BA.5

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Agustus 2022Updated:3 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Omicron memiliki sub-varian BA.4 dan BA.5 yang diduga menjadi penyebab lonjakan kasus harian di Indonesia. Namun apa perbedaan keduanya?

    Mengacu pada data di negara lain seperti Portugal, epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengatakan pasien yang terinfeksi kedua sub-varian tersebut dan belum divaksinasi dosis lengkap akan mengalami gejala mirip seperti varian Delta. Salah satunya adalah kehilangan kemampuan mencium bau atau anosmia.

    “Ada kehilangan penciuman, rasa lelah. Pada kasus yang berat bisa seperti Delta mengalami harus ke rumah sakit,” ujarnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Hal ini terjadi karena gejala tersebut mengadopsi dua varian yakni Delta dan juga Omicron. Dicky menjelaskan kombinasinya adalah cepat dan mudah menginfeksi baik yang sudah vaksinasi ataupun belum.

    “BA.4 dan BA.5 ini dia memiliki karakter yang kombinasi antara kecepatan menginfeksi yang diwarisi dari Omicron, [yaitu] cepat dan mudah menginfeksi baik yang belum atau sudah divaksinasi, bahkan jauh lebih efektif sekarang,” kata Dicky.

    Ahli penyakit dalam dari RSPI Sulianti Saroso, Adria Rusli mengatakan masa inkubasi BA.4 dan BA.5 lebih cepat dari varian Omicron asli atau BA.1 dan Delta.

    Pasien yang terinfeksi sub-varian ini akan mengalami gejala batuk hingga sakit menelan dalam waktu dua hingga tiga hari. Ini jauh lebih cepat dari Omicron dan Delta yang sampai 5-7 hari.

    Sementara itu gejala omicron dan flu memang sangat mirip. Namun Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Erlina Burhan menjelaskan flu jarang disertai nyeri tenggorokan atau tenggorokan gatal namun akan ditemui pada Omicron.

    Menurutnya gejala yang ditemui pada omicron adalah hidung tersumbat atau rinore, batuk, nyeri tenggorokan, terutama tenggorokan gatal. “Memang sedikit mirip dengan [gejala] flu,” ujarnya dalam Seminar Daring berjudul Super-immunity and Implication on New Variant of Covid-19, beberapa waktu lalu.

    “Namun jarang flu biasa itu nyeri tenggorokan dan jarang tenggorokan gatal, flu biasanya adalah pilek dan kadang-kadang disertai batuk.”

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Menkes: Penularan BA.4 & BA.5 Sepertiga Dari Delta & Omicron

    (npb)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.