Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Modus Penipuan WhatsApp Makin Canggih, Ini Ciri yang Mudah Dikenali
    Insight News

    Modus Penipuan WhatsApp Makin Canggih, Ini Ciri yang Mudah Dikenali

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Agustus 2024Updated:28 Agustus 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Penipuan di dunia maya kian canggih dari waktu ke waktu. Mereka memanfaatkan berbagai platform untuk bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan, termasuk menguras rekening korbannya.

    Salah satu platform yang sering jadi tempat penipuan adalah WhatsApp. Modus yang sering ditemui seperti phishing, namun diganti dengan mengirimkan file APK.

    Para penipu akan mengirimkan pesan dengan file APK secara acak ke berbagai nomor ponsel. Tujuannya agar penerima chat mengklik dan membuka file.

    Mereka tanpa sadar menginstal aplikasi jahat di ponselnya. Para penipuanĀ akan mendapatkan akses ke dalam HP korbannya.

    Pesan yang dikirimkan bisa berisi apapun, dari pengiriman paket, surat tilang, atau undangan pernikahan. Berikut rangkuman modus penipuan yang sering ditemui di WhatsApp:

    1. Modus Kurir

    Penipu akan mengaku dari perusahaan pengiriman tertentu dan mengirimkan file berbentuk APK. Mereka akan menuliskan file dengan tulisan ‘Lihat Foto Paket’.

    Namun saat file diunduh, para korban akan kehilangan berbagai data di dalam ponsel. Termasuk uang yang disimpan di bank.

    2. Undangan Pernikahan

    Modus ini sempat viral beberapa waktu lalu. Sejumlah orang mendapatkan pesan dengan file APK yang disebut sebagai undangan pernikahan.

    Undangan itu berasal dari orang yang tidak dikenal dengan judul Surat Undangan Pernikahan Digital berukuran 6,6 mb. Para penipu mengajak korbannya membuka file mengecek kebenarannya dengan membuka file.

    3. Surat Tilang Palsu

    Modus lain yang juga sempat banyak diperbincangkan terkait pengiriman sirat tilang palsu. Sejumlah masyarakat mendapatkan file apk berisi Surat Tilang 1.0 apk.

    “AWAS! Hati-hati terhadap penipuan menggunakan modus kirim surat tilang lewat WhatsApp seperti ini. Jangan sekali-kali mengklik/download file dgn ekstensi “.apk” dari orang tak dikenal di gadget anda,” kicau akun @MurtadhaOne1.

    4. Catut MyTelkomsel

    Anda juga perlu waspada jika mendapatkan pesan yang mengaku dari MyTelkomsel, aplikasi milik operator Telkomsel. File apk akan dikirimkan dan pengguna diminta mengunduhnya.

    Setelah didownload, aplikasi itu akan meminta izin akses pada sejumlah aplikasi. Termasuk pada foto, video, SMS, serta pada layanan perdagangan digital.

    5. Pengumuman Bank

    Penipu juga berusaha menarik korbannya dengan mengirimkan pesan seakan pengumuman dari bank. Isinya disebut ada perubahan tarif transaksi dan transfer yang tidak masuk akal.

    Pengguna WhatsApp akan diberikan link berisi formulir yang diisi. Namun link jadi alat mencuri data para korban.

    6. Undangan VCS

    Modus lain adalah melakukan video call sex (VCS) dari nomor yang tidak dikenal. Berikutnya mereka akan memeras para korbannya.

    Pakar keamanan siber, Alfons Tanujaya menjelaskan modus ini memanfaatkan ketidaktahuan seseorang mengenai teknologi. Mereka juga akan menjadikannya sebagai ancaman.

    “Ini pada prinsipnya adalah pemerasan yang memanfaatkan ketidaktahuan atau keamanan seseorang tentang teknologi,” kata dia saat dihubungi beberapa waktu lalu.

    “Kalau ragu dan diperas, hubungi teman yang mengerti dan minta bantuannya untuk menghadapi ancaman-ancaman yang tidak kita mengerti, jangan main mengikuti ancaman saja,” paparnya.

    7. Menggunakan kode QR

    Metode ini disebut sebagai quishing, yakni kombinasi kode QR dan phishing. Saat memindai korde QR tertentu, korban akan dibawa pada situs yang dapat melacak daftar aplikasi hingga alamt peta korban.

    Penipu akan membuat sulit mendeteksi situs yang dikunjungi sebelum membuka web. Wired melaporkan pelaku juga akan mengelabui seseorang mengunduh sesuatu ke dalam perangkat. Berikutnya para korban akan diminta memasukkan beberapa kredensial login.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Malaysia Diserbu Raksasa Teknologi Asing, RI Malah Kena ‘PHP’





    Next Article



    Waspada Penipuan Via WhatsApp Jelang Lebaran, Modus Ini Paling Sering



    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.