Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Microsoft Menyesal Suntik Mati HP Windows, Ini Pengakuan CEO
    Insight News

    Microsoft Menyesal Suntik Mati HP Windows, Ini Pengakuan CEO

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 April 2024Updated:1 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Microsoft Satya Nadella punya penyesalan terbesar terkait HP Windows. Ponsel tersebut diketahui telah dimatikan pada 2017 silam. 

    Penutupan bisnis ponsel itu terjadi saat Sistem Operasi (OS) lain, Android dan iOS, berkembang sangat pesat. Mengutip Economic Times, Microsoft mengumumkan tak lagi mengembangkan fitur atau hardware baru pada 2018.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dua tahun setelah pengumuman itu, Windows 10 Mobile berhenti menerima update baru, perbaikan bug dan opsi dukungan bantuan per 10 Desember 2019.

    “Keputusan yang menurut saya banyak dibicarakan orang, dan salah satu keputusan tersulit yang saya buat saat jadi CEO, adalah keluar dari industri telepon seluler,” kata dia, dikutip dari The Verge.

    Pendiri dan Mantan CEO Bill Gates juga pernah mengungkapkan menyesal perusahaannya kalah dari Android. Padahal Eric Schmidt, mantan CEO Google, pernah mengatakan target awal perusahaannya adalah mengalahkan Windows Phone.

    Begitu juga mantan CEO Microsoft, Steve Ballmer. Saat kepemimpinannya, Microsoft lambat merespon kedatangan Android serta iPhone dan hanya berfokus pada Windows Phone.

    “Saya menyesal saat periode di awal tahun 2000-an saat kami sangat fokus pada apa yang harus dilakukan dengan Windows [Vista] jadi tidak dapat memindahkan talenta ke perangkat baru yang disebut ponsel,” kata Ballmer.

    Meski tak beruntung di industri ponsel, Microsoft telah dikenal luas sebagai raksasa teknologi dunia. Banyak produk dan layanan yang muncul dari perusahaan yang didirikan 1975 itu.

    Hari ini, Selasa (30/4/2024), Nadella berkunjung ke Indonesia dan bertemu Presiden Joko Widodo. Ia mengumumkan investasi Microsoft senilai Rp US$ 1,7 miliar atau Rp 27,6 triliun di Indonesia. Fokus investasi untuk pengembangan infrastruktur dan talenta digital AI.



    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.