Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Microsoft Down Lagi, Tumbang Diserang Hacker Misterius
    Insight News

    Microsoft Down Lagi, Tumbang Diserang Hacker Misterius

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Agustus 2024Updated:5 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Usai mengalami blue screen beberapa waktu lalu, Microsoft dilaporkan kembali down. Kali ini masalah terjadi karena adanya serangan DDoS.

    PC Mag mengatakan serangan itu menghentikan layanan selama 8 jam. Masalah terjadi menyebabkan banjir lalu lintas yang mengganggu akses global ke layanan Microsoft 365 dan Azure, dikutip Kamis (1/8/2024).

    Mekanisme perlindungan Microsoft langsung bekerja setelah mengetahui adanya serangan. Namun nampaknya ini membuat dampak semakin membesar.

    “Berdasarkan penyelidikan awal, kesalahan pada penerapan pertahanan membuat dampak serangan membesar daripada memitigasi masalah,” ujar Microsoft.

    Belum jelas siapa yang melakukan serangan DDoS pada Microsoft. PC Mag mencatat terdapat dua kelompok  yang mengaku bertanggung jawab akan serangan tersebut.

    Microsoft sendiri tidak segera menanggapi laporan. Namun raksasa teknologi itu menjanjikan akan memberikan laporan tinjauan awal insiden selama 72 jam setelahnya.

    “Setelah melakukan retrospeksi internal kami, selama 14 hari, kami akan mempublikasikan Tinjauan Akhir Pasca Insiden dengan rincian dan pembelajaran tambahan apapun,” kata Microsoft.

    Masalah ini terjadi kurang dari dua minggu setelah mengalami layanan Microsoft padam hampir di banyak negara dunia pada Jumat (19/7/2024). Gangguan dilaporkan karena pembaruan pada salah satu perangkat lunak milik perusahaan keamanan siber Crowdstrike, yang pada akhirnya menyebabkan kerusakan pada komputer yang mengoperasikan Windows.

    Pemadaman tersebut mengakibatkan sebagian besar layanan fasilitas umum lumpuh. Termasuk berbagai bandara dan airport yang ada di beberapa negara.

    Salah satu yang menjadi korban adalah maskapai Delta. Menurut catatan, perusahaan mengalami kerugian US$350 juta hingga US$500 juta (Rp 5,7 triliun-Rp 8,1 triliun) dan harus melakukan lebih dari 176 ribu permintaan refund.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Dirjen Aptika Mundur Buntut Pusat Data Nasional Diserang Hacker




    Next Article



    Hacker China Hidup Mewah di Singapura, Pakai 19 Juta Komputer



    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.