Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Menkes Buka-bukaan Soal AI, Bisa Jadi Juru Selamat Warga RI
    Insight News

    Menkes Buka-bukaan Soal AI, Bisa Jadi Juru Selamat Warga RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Agustus 2023Updated:28 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Semakin banyak hal yang bisa digunakan dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Salah satunya dapat diimplementasikan pada sektor kesehatan.

    Penggunaan AI sempat disinggung Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS). Menurutnya banyak data yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

    Salah satunya berasal dari data-data bayi yang lahir. Sebab, dalam setahun ada lebih 4 juta bayi yang lahir di Indonesia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Bayangkan bayinya kita imunisasi, bayinya kita ambil datanya. banyak sekali yg bisa kita lakukan. AI bisa digunakan startup untuk diagnostik,” kata Budi dalam Tech Conference 2023 CNBC Indonesia, Selasa malam (23/8/2023).

    Budi juga menjelaskan pihaknya tengah menyiapkan data medis masyarakat. Di dalamnya terdiri dari beragam data, seperti siapa saja yang sudah vaksin atau menderita penyakit tertentu.

    “Kita sudah mulai tahun ini clinical database dari 260 juta rakyat, siapa yang sudah vaksin ini, siapa yang darah tinggi kolesterol tinggi, dll,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan itu, dia bercerita soal rencana pengembangan Satu Sehat. Aplikasi itu sebelumnya bernama PeduliLindungi yang digunakan untuk penanganan Covid-19.

    Setelah kasus Covid-19 mulai melandai dan pandemi usai, aplikasi itu tetap dipertahankan. Namun dikembangkan untuk mencakup semua layanan kesehatan secara umum.

    Berikutnya, dia ingin mengembangkan aplikasi itu lebih luas lagi. Salah satunya membenahi soal kualitas layanan dan harga di tiap fasilitas kesehatan.

    Satu Sehat juga direncanakan akan dikembangkan mirip seperti aplikasi e-commerce atau ride hailing. Yakni akan ada form penilaian setiap pasien setelah menerima layanan kesehatan oleh dokter atau di rumah sakit.

    “Bikin rumah sakit dan dokter ada database. Bikin kayak Tokopedia atau Gojek ada bintang-bintang [penilaian],” kata Budi.


    Artikel Selanjutnya


    Tonton Menkominfo Bicara Data Murah, BTS, dan Startup, Now!

    (npb/npb)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.