Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mendag Sebut Startup Unicorn RI Dikuasai Singapura, Faktanya?
    Insight News

    Mendag Sebut Startup Unicorn RI Dikuasai Singapura, Faktanya?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 November 2021Updated:23 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi Dalam acara Digital Technopreneur Fest dan Technopreneur Campus FORBIS 2021, Jumat (19/11) pekan lalu, menyebutkan bahwa perusahaan rintisan atau startup yang masuk ke dalam kategori unicorn di Indonesia lebih banyak dikuasai oleh Singapura.

    Lutfi mengatakan Indonesia boleh bangga ada Gojek dan Tokopedia. Namun penguasa unicorn-unicorn itu yang terbesar adalah Singapura.

    Lalu apakah pernyataan Menteri Perdagangan tersebut sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan?

    Jawaban pastinya mungkin akan jauh lebih kompleks, akan tetapi apa yang dikatakan Mendag tidak dapat dikatakan salah juga, mengingat terdapat beragam fakta yang mendukung pernyataan tersebut.

    Berikut Tim Riset CNBC merangkum beberapa fakta terkait masuknya Singapura sebagai pemain utama di pasar digital, perusahaan rintisan dan unicorn RI.

    Singapura Rajin Investasi Digital di Indonesia

    Singapura memang merupakan negara paling kecil di Asia Tenggara, akan tetapi jaringan bisnis dan investasinya menggurita hingga ke seluruh dunia. Hal ini karena kendaraan investasi yang mengelola dana abadi aset kekayaan pemerintah Singapura cukup aktif melakukan investasi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

    Bahkan diam-diam jejak investasinya dapat dilihat di perusahaan rintisan teknologi dan digital dalam negeri serta mengambil bagian di negara yang merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

    Pemerintah Singapura memiliki tiga entitas investasi utama yang mengelola dana kekayaan (SWF) dan cadangan devisa. Ketiga entitas tersebut adalah GIC atau Government of Singapore Investment Corporation, Temasek Holdings (Private) Limited atau disingkat Temasek dan Monetary Authority of Singapore (MAS).

    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.