Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Media Asing Sorot Pemerintah Larang iPhone 16 di RI, Komen Begini
    Insight News

    Media Asing Sorot Pemerintah Larang iPhone 16 di RI, Komen Begini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Oktober 2024Updated:28 Oktober 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple dilarang menjual seri iPhone 16 teranyar di Indonesia. Pasalnya, Apple belum memenuhi komitmen investasinya di Indonesia.

    Dari komitmen Rp 1,71 triliun, Apple baru merealisasikan Rp 1,48 triliun. Dengan begitu, masih ada ‘utang’ yang harus dipenuhi sebesar Rp 240 miliar.

    Sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dimiliki Apple sudah habis masa berlakunya dan belum diperpanjang.

    Hal ini turut disorot media asing. Bloomberg menuliskan artikel ‘Apple Blocked From Selling iPhone 16 Models in Indonesia’.

    Bloomberg menuliskan bahwa Indonesia merupakan ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan lebih dari 350 juta pengguna aktif smartphone. Angka itu lebih banyak ketimbang jumlah populasi sebanyak 270 juta orang.

    Pelarangan iPhone 16, menurut laporan Bloomberg, menjadi pukulan bagi Apple yang selama ini menikmati hasil penjualan produk flagship di negara-negara Asia.

    Apple memang tidak masuk jejeran ‘Top 6’ brand ponsel terbesar di Indonesia. Namun, Bloomberg menuliskan potensi Indonesia sangat besar dengan pesatnya peningkatan populasi anak muda yang melek teknologi.

    Dalam laporannya, Bloomberg juga menyorot pabrikan ponsel lain seperti Samsung dan Xiaomi yang sudah membangun fasilitas manufaktur di Indonesia untuk memenuhi regulasi TKDN yang diperkenalkan sejak 2017.

    Sementara itu, pemenuhan TKDN Apple menggunakan skema pembangunan fasilitas pendidikan ‘Apple Developer Academy’ yang tersebar di 4 titik.

    “Indonesia memiliki rekam jejak menggunakan pembatasan dagang untuk mendorong perusahaan asing memproduksi barang secara domestik,” tertera dalam laporan Bloomberg.

    Meski upaya itu sukses dalam beberapa hal, namun Bloomberg menyorot ada konsekuensi yang terjadi di Tanah Air. Misalnya, kelangkaan beberapa barang seperti laptop dan ban mobil.

    Kendati demikian, pelarangan ekspor bijih nikel terbukti menggenjot pengembangan sektor baterai dalam negeri.

    Bloomberg mengatakan ada 9.000 unit iPhone 16 yang saat ini sudah masuk ke Indonesia, meski dilarang dijual di Tanah Air. Ribuan unit itu dibawa oleh penumpang atau kru layanan transportasi yang datang dari luar negeri.

    Ada juga skema pengiriman dari luar negeri, menurut keterangan Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Lembaga tersebut dikatakan mengizinkan hal tersebut, asalkan hanya untuk penggunaan personal, bukan untuk diperjualbelikan.

    Bagi pembeli iPhone 16 dari luar negeri juga wajib membayar pajak IMEI untuk menggunakan perangkat itu di Indonesia.

    Tak cuma Bloomberg, India Today juga menuliskan laporan berjudul ‘Why has Indonesia banned the sale of iPhone 16? Here is the full story in 5 points”.

    Dalam artikel itu, india Today memberikan poin per poin penyebab pemerintah Indonesia melarang penjualan iPhone.

    Sama seperti Bloomberg, India Today menjelaskan soal komitmen investasi yang belum dipenuhi Apple. Hal ini kemudian membuat perpanjangan sertifikasi TKDN Apple terhambat.

    Selain itu, India Today juga menjelaskan soal peringatan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita yang menyebut iPhone 16 yang dijual di Indonesia adalah produk ilegal.

    Menperin Agus meminta masyarakat untuk melaporkan ke pemerintah jika mendapati ada pihak yang menjual iPhone 16.

    Selain itu, India Today juga menuliskan isu soal pelarangan iPhone 16 muncul pasca kunjungan CEO Apple Tim Cook ke Indonesia beberapa saat lalu. Cook kala itu berkesempatan bertemu dengan mantan Presiden Joko Widodo.

    Apple menjanjikan penambahan Apple Developer Academy di Bali. Namun, setelah diskusi itu, Apple dikatakan belum merealisasikan janjinya.

    “Apple menghadapi tekanan untuk memenuhi janji investasinya sebelum bisa mulai menjual iPhone 16 di Indonesia,” tertulis dalam laporan India Today.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Musk Buat Robotaxi, Tesla Setop Bikin Mobil Listrik




    Next Article



    Apple Belum Setor Rp 240 Miliar, iPhone 16 Tak Boleh Dijual di RI



    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.