Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mark Zuckerberg & Jeff Bezos Ingin Hidup Abadi, Elon Musk?
    Insight News

    Mark Zuckerberg & Jeff Bezos Ingin Hidup Abadi, Elon Musk?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 April 2022Updated:12 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dalam 10 tahun terakhir, Mark Zuckerberg (pendiri Facebook), Jeff Bezos (pendiri Amazon), dan Peter Thiel (mantan CEO PayPal) telah mengucurkan uang untuk penelitian yang memperpanjang usia dan anti-penuaan. Namun langkah ini tak diikuti oleh Bos Tesla Elon Musk. Kenapa?

    Bagi Elon Musk tidak seharusnya manusia hidup lebih lama karena hal itu bisa mempengaruhi perkembangan ide-ide dan kemanusiaan sendiri.

    “Saya tidak berpikir kita harus mencoba membuat manusia untuk hidup untuk waktu yang lama,” ujar Elon Musk kepada Insider, seperti dikutip dari CNBC International, Selasa (14/4/2022).

    “Itu akan menyebabkan sesak nafas di masyarakat karena kenyataannya, kebanyakan orang tidak berubah cara berpikirnya. Jadi jika mereka tidak mati, kita akan terjebak dengan ide-ide lama dan masyarakat tidak akan maju.”

    Pandangan Elon Musk memang berbeda dengan para miliuner Silicon Valley, yang banyak di antaranya memiliki rekam jejak berinvestasi dalam penelitian umur panjang meski saat ini investasi tersebut belum berhasil.

    Pada bulan September 2021, MIT Technology Review melaporkan Jeff Bezos menginvestasikan sejumlah uang di Altos Labs, start-up anti-penuaan, yang secara resmi diluncurkan awal tahun ini.

    Menurut situs webnya, perusahaan biotek yang berbasis di San Francisco berfokus pada “program peremajaan seluler”, metode berteori untuk membalikkan penyakit, cedera, dan kecacatan.

    Jeff Bezos dan Peter Thiel juga berinvestasi di Unity Biotechnology, sebuah perusahaan yang berbasis di San Francisco Selatan yang meneliti “sel-sel tua”, yang berhenti membelah pada manusia seiring bertambahnya usia.

    Idenya, menurut situs web perusahaan, adalah untuk mengembangkan “obat-obatan transformatif untuk memperlambat, menghentikan, atau mencegah penyakit penuaan.” Unity Biotechnology mengumpulkan lebih dari US$300 juta dalam pendanaan sebelum go public pada tahun 2018.

    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.