Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Manusia Kini Bisa Kendalikan Pikiran Tikus, Ilmuwan Beberkan Caranya
    Insight News

    Manusia Kini Bisa Kendalikan Pikiran Tikus, Ilmuwan Beberkan Caranya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Agustus 2024Updated:3 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah penelitian menemukan cara baru untuk mengendalikan pikiran tikus. Caranya dengan sistem yang bernama Nano-MIND (Magnetogenetic Interface for NeuroDynamics).

    “Ini merupakan teknologi pertama dunia yang secara bebas mengontrol wilayah otak tertentu dengan menggunakan medan magnet,” kata Direktur Institute for Basic Science (IBS) Korea Selatan, Jinwoo Cheon, dikutip dari Futurism, Jumat (2/8/2024).

    Tim ilmuwan dari IBS yang menemukan cara mengendalikan tikus tersebut. Nano-MID sendiri akan bekerja dengan mengendalikan wilayah otak yang ditargetkan, akan mengaktifkan sirkuit saraf.

    Para peneliti mengaktifkan neuron penghambat di area otak tertentu saat melakukan pengujian. Ini untuk meningkatkan nafsu dan perilaku makan hingga 100%.

    Saat para peneliti merangsang neuron tersebut, nafsu makan tikus bisa berkurang hingga setengahnya atau 50%.

    Mereka juga mencobanya untuk mengaktifkan perilaku ibu pada otak tikus betina yang belum bereproduksi. Hasilnya, tikus memiliki perilaku pengasuhan yang meningkat misalnya membawa anak-anak ke sarangnya.

    Perilaku ramah juga dicoba bisa diterapkan pada para tikus. Tim peneliti mengaktifkan otak yang bertanggung jawab untuk perilaku tersebut.

    Tikus akan bergaul dengan tikus lain di ruangan kecil. Meskipun mereka belum pernah bertemu sebelumnya.

    Jinwoo menambahkan berharap penelitian timnya bisa digunakan secara luas di masa depan. Termasuk untuk pengobatan pada gangguan neurologis.

    “Kami berharap bisa digunakan secara luas pada penelitian untuk memahami fungsi otak, jaringan syaraf tiruan canggih, teknologi dua arah (interface otak-komputer) dan pengobatan baru gangguan neurologis,” jelasnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Potensi Bisnis Data Center di Tengah ‘Ledakan” Data Digital


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.