Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mantan Istri Pendiri Google Jadi Cawapres, Serukan Bahaya WiFi & 5G
    Insight News

    Mantan Istri Pendiri Google Jadi Cawapres, Serukan Bahaya WiFi & 5G

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Maret 2024Updated:30 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kandidat independen dalam pemilihan presiden Amerika Serikat, Robert F. Kennedy Jr. memilih Nicole Shanahan sebagai calon wakil presiden pendampingnya. Nicole Shanahan adalah mantan istri pendiri Google, Sergey Brin, yang sempat heboh digosipkan selingkuh dengan Elon Musk.

    Shanahan adalah salah satu donatur paling besar dalam kampanye Kennedy. Ia menyumbangkan jutaan dolar ke dana kampanye Kennedy dan kelompok pendukungnya, termasuk ikut membiayai iklan kampanye Kennedy di Super Bowl.

    Kennedy mengumumkan Shanahan sebagai cawapres di kota tempat Shanahan lahir yaitu Oakland, California.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ia menyatakan keputusannya memilih Shanahan karena latar belakangnya sebagai keturunan multietnis serta pengalaman panjang di dunia hukum dan teknologi.

    “Saya yakin tidak ada warga Amerika lain yang lebih pas untuk posisi ini dibanding Nicole Shanahan,’ kata Kennedy, dikutip dari NBC News, Kamis (27/3/2024).

    Dalam pidatonya, Shanahan membeberkan fokus kampanye yaitu ketahanan pangan AS serta mengungkap rasa skeptis terhadap vaksin dan obat-obatan. Ia juga mengucapkan kecemasannya atas “polusi elektromagnetik”, mengisyaratkan dukungan terhadap teori konspirasi dampak 5G dan WiFi terhadap kesehatan.

    “Gerakan independen ini muncul di tengah perpecahan ekstrem di Amerika yang bisa membuat negara ini terbelah,” kata Shanahan.

    Kepada The New York Times, Shanahan mengaku memberikan US$ 4 juta ke organisasi pendukung Kennedy pada 2024 lewat Planeta Management LLC.

    Sumber kekayaan Shanahan adalah kariernya sebagai pengacara di industri teknologi. Ia juga merupakan pendiri ClearAccessIP, perusahaan yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pemegang paten mengelola kekayaan intelektual mereka. Perusahaan tersebut diakuisisi oleh IPwe pada 2020.

    Shanahan menikah dengan pendiri Google Sergey Brin pada 2018. Perceraian keduanya pada 2022 diwarnai oleh laporan dari The Wall Street Journal bahwa Shanahan berselingkuh dengan Elon Musk, pendiri dan CEO Tesla dan SpaceX.

    “Narasi WSJ bahwa pernikahan saya gagal karena perselingkuhan dengan Elon Musk sama akuratnya dengan klaim bahwa suhu tubuh beruang kutup adalah penyebab mencairnya es di Kutub Utara,” kata Shanahan dalam kolom yang ia tulis di People pada 2023.

    Shanahan juga memiliki yayasan bernama Bia-Echo yang misinya adalah menciptakan dampak berganda dalam isu kesetaraan dan keberlanjutan reproduktif, reformasi hukum kriminal, dan planet yang sehat.


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.