Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Luhut ‘Haqqul Yaqin’ Tesla Bakal Investasi di Indonesia
    Insight News

    Luhut ‘Haqqul Yaqin’ Tesla Bakal Investasi di Indonesia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 November 2022Updated:29 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan semakin percaya diri perusahaan mobil listrik milik Elon Musk, Tesla, akan membangun pabriknya di Indonesia.

    Tapi, dia berujar, karena perundingan investasi ini masih terikat perjanjian negosiasi tidak boleh diungkapkan kepada publik (Non-Disclosure Agreement/ NDA), dia belum bisa merincikan lebih jauh.

    “Saya memang masih NDA sama mereka, saya enggak boleh cerita sama kalian bapak ibu sekalian apa yang sedang mau kita final-kan dengan mereka, tapi saya yakin, haqqul yaqin mereka pasti akan datang ke kita,” kata Luhut dalam acara Wealth Wisdom di Pacific Place, Jakarta, Selasa (29/11/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meski begitu, Luhut mengaku sudah banyak berbicara dengan para petinggi Tesla berbagai keuntungan membangun pabrik mobil listrik di Indonesia, selain dari jumlah penduduk yang mencapai 270 juta orang, dan kelas menengah yang terus tumbuh, biaya produksi juga lebih murah dibanding negara lain.

    “Makanya Tesla besok kita bicara lagi sama mereka. Kita lihat mereka mau lari ke mana, tadi materialnya ada di kita, cost kita lebih murah kita bisa 5 cent per kw hour harga listrik, transportasi dari raw material US$ 2, dia bawa ke China US$ 15-20, harga listrik 10-12 cent. siapa yang bisa lawan kita?” ujar Luhut.

    Selain Tesla, Luhut juga mengaku telah banyak bicara dengan pabrikan kendaraan roda empat lainnya untuk membangun ekosistem mobil listrik berbasis baterai. CATL pun telah berkomitmen investasi US$ 35 miliar demi membangun ekosistem baterai listrik.

    “Kita juga diskusi dengan Ford, VW, Bast, jadi jangan bapak ibu sebut kita diatur oleh china tidak, betul awal-awal itu saya lihat Tiongkok yang paling bisa diajak ngomong untuk dia investasi, tapi setelah sekarang orang lihat kita, kita bangun industrinya, kita ajak yang lain semua lari ke kita,” tutur Luhut.

    “Saya bilang sama Tesla, kalau kau bikin pabrik, kau pasti naik ini (penjualan). Enggak ada yang enggak naik,” ujar Luhut.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Luhut Diam-Diam Ketemu Tesla, Pulang Bawa Oleh-oleh Rp 74,5 T

    (sef/sef)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.