Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kisah Miris Elon Musk Sakit Mental Gegara Jadi CEO Twitter
    Insight News

    Kisah Miris Elon Musk Sakit Mental Gegara Jadi CEO Twitter

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 November 2023Updated:20 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk menjadi paranoid setelah menjadi CEO X (sebelumnya Twitter). Musk bahkan hanya mau melakukan pertemuan denganĀ maksimal dua karyawan.

    “Ada banyak contoh kasus ketika Elon lepas kendali,” kata Ben Mezrich penulis “Breaking Twitter” dalam sebuah wawancara, dikutip dari Business Insider, Senin (20/11/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Dia menjadi sangat paranoid sehingga dia melarang pertemuan lebih dari dua orang di Twitter karena dia takut akan pemberontakan,” imbuhnya.

    Mezrich mengatakan CEO Tesla itu takut karyawannya akan menyabotase situs tersebut dan ada rencana untuk menjatuhkannya.

    Breaking Twitter berfokus pada pengambilalihan platform oleh Musk yang ia buat ‘kacau’ pada tahun lalu. Mezrich mengatakan dia memperoleh akses ke karyawan Twitter dan orang kepercayaan Musk untuk mendapat informasi.

    Ketakutan Musk itu seolah benar adanya. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan pada Januari lalu, The Verge melaporkan bahwa pertemuan besar telah dilarang di Twitter.

    Amir Shevat, yang mengelola platform pengembang Twitter, mengatakan kepada media tersebut bahwa pesan dari Musk adalah jika ada yang ketahuan melakukan pertemuan besar, bisa berisiko dipecat.

    Kekhawatiran Musk, meski terdengar ekstrem, tidak sepenuhnya salah. Mezrich mengatakan sekelompok karyawan berencana berhenti secara massal.

    “Ada sekelompok orang-orang tingkat tinggi di Twitter yang hendak melakukan aksi pengunduran diri secara massal,” katanya.

    “Jadi itu bukan ‘sabotase situs’, tapi ada percakapan di antara karyawan Twitter tentang menemukan cara agar semua orang keluar dari perusahaan,” ia menambahkan.

    Mezrich mengatakan akuisisi X oleh Musk, ditambah dengan pengawasan dan ketidakpopuleran yang terjadi setelahnya, berdampak serius pada kesehatan mental miliarder tersebut.

    Ada banyak kejadian Elon yang lepas kendali. Penulis tersebut berpikir bahwa kejadian yang menimpa Musk merupakan bagian untuk membalas dunia ketika dia merasa terpojok.

    “Anda bisa melihat banyak hal seperti itu dalam perilakunya,” ia memungkasi.



    Artikel Selanjutnya


    Miris! Elon Musk Orang Terkaya, Ibunya Malah Tidur di Garasi

    (fab/fab)


    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.