Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kiamat Internet di Iran, WhatsApp Hingga Elon Musk Buka Suara
    Insight News

    Kiamat Internet di Iran, WhatsApp Hingga Elon Musk Buka Suara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 September 2022Updated:24 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – WhatsApp mengatakan bekerja agar pengguna di Iran masih bisa menggunakan layanan. Ini terkait dengan pembatasan oleh negara itu pada dua aplikasi dari keluarga besar Meta yakni Instagram dan WhatsApp.

    Dalam sebuah unggahan tweet, WhatsApp siap melakukan apa saja dalam kapasitas teknisnya agar layanan bisa tetap diakses. Selain itu, perusahaan itu juga menegaskan tidak akan memblokir nomor ponsel Iran, dikutip Reuters, Jumat (23/9/2022).

    Gelombang protes sedang terjadi di Iran, setelah kematian seorang wanita dalam tahanan polisi. Wanita bernama Mahsa Amini (22) ditangkap oleh polisi moral di Teheran karena “pakaian yang tidak pantas”.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pengunjuk rasa turun ke jalanan Teheran dan kota-kota Iran lainnya. Pada Kamis pagi waktu setempat dilaporkan mereka membakar kantor polisi dan kendaraan.

    Protes itu juga membuat pemerintah membatasi internet setempat. Termasuk akses dua jaringan sosial Instagram dan WhatsApp yang dibatasi pada hari Rabu lalu, ungkap laporan masyarakat dan pemantau internet Netblocks.

    Selain itu, Netblocks juga melaporkan adanya gangguan pada konektivitas internet di ibu kota Kurdi pada Senin.

    Pembatasan akses internet itu juga telah sampai ke bos Starlink, Elon Musk. Dalam unggahan Twitternya, dia menjanjikan akan menyediakan akses internet di Iran.

    Elon Musk mengatakan pihaknya akan meminta pengecualian dari sanksi pada Iran untuk menyediakan layanan broadband satelit Starlink di sana.

    Namun CEO SpaceX itu tidak memerinci negara mana Starlink akan mencari pengecualian embargo. Iran sendiri menghadapi sanksi berbasis luas.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Mantap! Ini Dia Fitur Terbaru WhatsApp yang Semakin Keren Aja

    (npb)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.