Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kelar Indihome Gabung Telkomsel, Telkom Kebut Andalan Baru
    Insight News

    Kelar Indihome Gabung Telkomsel, Telkom Kebut Andalan Baru

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Desember 2023Updated:1 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Setelah sukses menggabungkan Indihome ke Telkomsel, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. kini mengalihkan fokus ke bisnis andalan baru perusahaan yaitu data center.

    Direktur Strategic Portfolio Telkom, Budi Setyawan Wijaya, mengatakan akselerasi bisnis data center adalah fokus berikutnya Telkom dalam strategi Five Bold Moves.

    “Setelah implementasi FMC yang dilakukan pada Juli lalu, kali ini kami tengah mengakselerasi bisnis data center TelkomGroup untuk dapat semakin kuat, baik dari sisi kapasitas maupun kapabilitas,” ujar Budi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Telkom saat ini memiliki 32 fasilitas data center di berbagai wilayah di Indonesia. Lewat anak usahanya, Telkom Data Ekosistem, Telkom mengelola operasionalisasi Hyperscale Data Center Cikarang dan membangun Hyperscale Data Center Batam.

    Ke depan, selain fokus pada ekspansi dan pembangunan data center, Telkom juga terbuka terhadap kerja sama strategis dengan mitra global untuk meningkatkan value sebagai pusat ekosistem digital.

    Dalam pemaparan publik, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom, Heri Supriadi memaparkan kinerja keuangan Telkom sepanjang Januari-September 2023.

    Telkom membukukan pertumbuhan pendapatan positif sebesar 2,2% YoY pada menjadi Rp 111,2 triliun yang didorong oleh pertumbuhan Layanan Data, Internet & IT sebesar 4,8% YoY menjadi Rp63,4 triliun.

    “Pencapaian ini seiring dengan meningkatnya pendapatan IndiHome dan transisi yang berlanjut dari bisnis legacy ke data,” ungkap Heri.

    Perseroan pertumbuhan mencatatkan laba bersih tumbuh 17,6% YoY menjadi Rp 19,5 triliun selama periode tersebut. Biaya depresiasi dan amortisasi tutun  3,7% YoY menjadi Rp24,1 triliun serta penurunan biaya pemasaran sebesar 6,9% YoY menjadi Rp2,6 triliun.



    Artikel Selanjutnya


    Telkom Siap Genjot Bisnis Data Center

    (dem/dem)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.