Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kamu Terinfeksi Omicron atau Flu Biasa? Ini Cara Bedakannya
    Insight News

    Kamu Terinfeksi Omicron atau Flu Biasa? Ini Cara Bedakannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Februari 2022Updated:19 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Varian Covid-19 Omicron disebut-sebut tidak memiliki tingkat keparahan layaknya varian Delta. Gejala Omicron bahkan dianggap mirip dengan flu biasa.

    Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk bisa membedakan kapan saat Anda diserang flu atau diserang omicron. Ada beberapa hal yang bisa menjadi acuan bagi Anda.

    Central for Disease Control and Prevention Amerika Serikat beberapa waktu lalu telah mengeluarkan sejumlah laporan terkait gejala Omicron pada akhir tahun lalu.

    Berikut daftarnya, seperti dikutip Sabtu (19/2/2022):

    1. Batuk 89%

    2. Mudah lelah 65%

    3. 1. Hidung tersumbat atau rirone 59%

    4. Demam 38%

    5. Mual atau muntah 22%

    6. Sesak nafas 16%

    7. Diare 11%

    8. Anosmia atau ageusia 8%

    Sementara itu, Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Erlina Burhan menjelaskan saat Anda terserang flu, jarang disertai dengan nyeri tenggorokan atau tenggorokan gatal. Sementara dua gejala tersebut banyak ditemukan pada varian Omicron.

    “Gejala yang khas pada omicron adalah hidung tersumbat atau rinore, batuk, nyeri tenggorokan, terutama tenggorokan gatal. Memang sedikit mirip dengan [gejala] flu,” ujarnya dalam Seminar Daring berjudul “Super-immunity and Implication on New Variant of Covid-19”, beberapa waktu lalu.

    “Namun jarang flu itu nyeri tenggorokan dan jarang tenggorokan gatal, flu biasanya adalah pilek dan kadang-kadang disertai batuk.”

    Dia menambahkan sebagian besar gejala klinis pada Omicron ringan dan bahkan tidak bergejala.

    Meski sebagian gejala Omicron bersifat ringan, risiko lebih besar mengintai lansia, orang yang belum pernah divaksin, mereka yang punya komorbid dan anak-anak. Kelompok ini berisiko mengalami gejala yang lebih berat ketika terinfeksi Omicron.

    [Dexpert.co.id]

    (cha/cha)



    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.