Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jenis Data Pelanggan PLN yang Diduga Bocor & Dijual Hacker
    Insight News

    Jenis Data Pelanggan PLN yang Diduga Bocor & Dijual Hacker

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Agustus 2022Updated:20 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pengguna internet di Twitter baru-baru ini melaporkan adanya dugaan penjualan lebih dari 17 juta data pelanggan PLN. Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan, menunjukkan laman web breached.to dengan akun bernama @loliyta, yang mengklaim menjual data pengguna PLN.

    Pengunggah juga memberikan 10 sampel data pelanggan PLN yang meliputi ID, ID pelanggan, nama pelanggan, tipe energi, KWH, alamat, nomor meteran, hingga tipe meteran, serta nama unit UPI.

    “Hi, Im selling data PLN17 MILLION++ with fieldID,Idpel,Name,Consumer Name,Energy Type,Kwh,Address,Meter No,Unit Upi,Meter Type,Nama Unit Upi,Unit Ap,Nama Unit Ap,Unit Up,Nama Unit Up,Last Update,Created At,” tulisnya dalam forum tersebut dikutip Sabtu (20/8/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menanggapi hal itu, pakar keamanan siber dari CISSReC Pratama Persadha menjelaskan kebocoran tersebut tak cukup bukti untuk mengungkap 17 juta data itu benar milik PLN.

    “Sebenarnya 10 sample data pelanggan PLN dari total 17 juta data yang diklaim tersebut belum bisa membuktikan datanya bocor,” ujar Pratama dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (20/8/2022).

    Hal ini menurut dia berbeda kasusnya dengan kebocoran data BPJS Kesehatan beberapa waktu lalu yang memberi sampel ribuan hingga jutaan data. Saat ini, Pratama mengatakan perlu menunggu peretas memberikan sampel data yang lebih banyak lagi untuk menguatkan bukti sampel tersebut.

    “Ketika dicek nomor ID pelanggan yang diberikan pada sampel ke dalam platform pembayaran, maka tertera nama pelanggan yang sesuai dengan sampel data yang diberikan. Maka kemungkinan data yang bocor ini merupakan data dari pelanggan milik PLN,” ungkap dia.

    Dia menilai perlu ada forensik digital untuk mengetahui celah keamanan mana yang dipakai untuk menerobos, yaitu apakah dari sisi SQL sehingga diekspos SQL Injection atau ada celah keamanan lain.

    Jika benar terbukti, ia menyarankan PLN belajar dari berbagai kasus peretasan yang pernah menimpa banyak institusi dan lembaga pemerintah lainnya. Antara lain dengan meningkatkan Security Awareness dan memperkuat sistem. 


    Artikel Selanjutnya


    Begini Cara ‘Tangkap Basah’ Orang yang Sadap Whatsapp Kita

    (vap/vap)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.